51动漫

51动漫 Official Website

Kilau Aman Raci Wetan BBK 7 51动漫 Tingkatkan Keselamatan Jalan Desa, Dukung SDG 9

Pembuatan campuran bahan untuk penancapan reflektor jalan (Sumber : Dokumentasi Panitia)
Pembuatan campuran bahan untuk penancapan reflektor jalan (Sumber : Dokumentasi Panitia) Sumber : Dokumentasi Panitia

UNAIR NEWS Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Univeristas Airlangga melaksanakan program kerja Kilau Aman Raciwetan di Desa Raci Wetan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada hari Minggu (25/01/26). Program ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan desa melalui pemasangan reflektor jalan di titik – titik rawan kecelakaan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan desa yang masih minim penerangan serta belum dilengkapi penanda visual yang memadai, khususnya pada ruas jalan, tikungan, dan persimpangan tertentu. Pada malam hari atau saat kondisi cuaca kurang mendukung, keterbatasan tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pengendara maupun pejalan kaki.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pembuatan dan pemasangan reflektor jalan berbahan pipa PVC dan stiker reflektif pada ruas jalan, tikungan, serta persimpangan yang dinilai rawan. Proses pemasangan melibatkan mahasiswa BBK 7 51动漫 dengan dukungan perangkat dan masyarakat setempat. 淧rogram Kilau Aman Raciwetan kami rancang sebagai solusi sederhana namun berdampak nyata bagi keselamatan masyarakat. Melalui pemasangan reflektor jalan di titik-titik rawan, kami berharap pengguna jalan dapat lebih waspada saat melintas, khususnya pada malam hari, serta tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum demi keamanan lingkungan desa, ujar Danisha Nayyara Shafiqa selaku penanggung jawab kegiatan.

Masyarakat Desa Raci Wetan menyambut positif program Kilau Aman Raciwetan. Warga menilai keberadaan reflektor jalan memberikan rasa aman tambahan serta membantu pengendara yang belum familiar dengan kondisi jalan desa. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dipasang agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Program Kilau Aman Raciwetan diharapkan mampu membentuk kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya keselamatan jalan dan penataan lingkungan desa. Keberadaan reflektor jalan tidak hanya berfungsi sebagai penanda visual, tetapi juga menjadi simbol kepedulian bersama terhadap keamanan fasilitas umum dan aktivitas sehari-hari warga. Program ini juga sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, Kilau Aman Raciwetan menjadi contoh nyata peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis: Teofilus Sonata

AKSES CEPAT