UNAIR NEWS – Desa Kalipait, yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo, Kota Banyuwangi, adalah salah satu desa yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa. Meskipun demikian, banyak wisatawan yang hanya lewat dan tidak tahu bahwa desa ini memiliki banyak destinasi yang menakjubkan untuk dikunjungi. Untuk itu, sebuah program kerja yang dibuat oleh mahasiswa KKN BBK 5 51动漫 yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata di Desa pun diluncurkan, yaitu Program VILPA (Video Pengenalan Pariwisata) pada Rabu (15/01/2025) dan 23 Januari 2025.
Program VILPA ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai objek wisata yang ada di Desa Kalipait melalui video promosi yang menarik. 淒alam program ini, desa ini akan memanfaatkan media video untuk memperkenalkan berbagai tempat wisata, mulai dari objek alam, homestay, hingga fasilitas umum seperti rest area yang ada di sekitar wilayah tersebut. Diharapkan, dengan adanya promosi melalui video, para wisatawan akan lebih tertarik untuk mengunjungi desa ini, bukan sekadar lewat begitu saja. Ujar Nadya selaku penanggung jawab program kerja ini. Pak Adi Jatman selaku Kepala Dusun Purworejo memberi saran dengan mengatakan. 淧rogram kerja ini sudah baik dengan memperkenalkan beberapa destinasi wisata yaitu Alas Purwo, dan hanya perlu menambahkan di Desa Kalipait seperti beberapa homestay dan kebun buah naga.
Promosi Destinasi Wisata lewat VILPA
Salah satu objek wisata yang akan diperkenalkan melalui program ini adalah Pura Giri Salaka, sebuah pura yang terletak di kawasan pegunungan dengan pemandangan alam yang sangat indah. Selain itu, ada juga Situs Kawitan, sebuah tempat yang menyimpan nilai sejarah dan budaya yang kental. Kawitan merupakan situs yang sangat dihormati oleh masyarakat setempat, terutama bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan tradisi masyarakat Banyuwangi.
Padang Savana Sadengan juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Padang rumput yang luas ini sering kali menjadi tempat bagi para wisatawan untuk menikmati panorama alam yang hijau dan asri. Pantai Pancur dan Pantai Trianggulasi adalah dua pantai indah yang terletak di pesisir selatan Desa Kalipait. Pantai-pantai ini dikenal dengan pasir putihnya yang bersih dan ombaknya yang tenang.
Selain objek alam, Homestay Kalipait Indah dan Homestay Chengho Alas Purwo juga akan dikenalkan dalam program VILPA. Kedua homestay ini menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dengan sentuhan budaya lokal yang kental. Tak hanya itu, Desa Kalipait juga memiliki Kebun Buah Naga yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kebun buah naga ini menyuguhkan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin melihat langsung proses budidaya buah naga. Terakhir, program VILPA juga akan memperkenalkan Rest Area yang ada di Desa Kalipait. Rest area ini menjadi tempat yang ideal bagi wisatawan yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mereka.
Tujuan dan Harapan Program VILPA
Melalui Program VILPA, diharapkan masyarakat luas dapat mengetahui berbagai keindahan yang dimiliki oleh Desa Kalipait. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang, berbagai sektor ekonomi lokal seperti penginapan, restoran, hingga jasa tur akan berkembang pesat. Oleh karena itu, Desa Kalipait tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menakjubkan. Namun, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Program VILPA diharapkan mampu menjadikan Desa Kalipait sebagai tujuan wisata yang lebih dikenal luas, sehingga tidak lagi menjadi desa yang hanya dilewati para wisatawan.
Penulis: Tim KKN





