51动漫

51动漫 Official Website

Ruang Informasi Tanpa Batas bagi Penyandang Disabilitas

Perpustakaan Kampus B UNAIR (Foto: eduexpo unair)
Perpustakaan Kampus B UNAIR (Foto: eduexpo unair)

UNAIR NEWS – Perpustakaan merupakan salah satu pilar dalam sebuah institusi pendidikan. Seringkali kita mendengar istilah 淧erpustakaan sebagai jantung Perguruan Tinggi dan 淏uku adalah jendela informasi dunia. Oleh karena itu, perpustakaan harus dapat diakses tanpa terbatas oleh waktu, di mana saja, kapan saja dan siapa saja tanpa pengecualian.

UNAIR sebagai perguruan tinggi kelas dunia, memiliki perpustakaan yang berada di tiga lokasi sesuai dengan keberadaan kampus universitas, yakni Perpustakaan Kampus A, Perpustakaan Kampus B, dan Perpustakaan Kampus C. Yang membedakan dari tiga lokasi tersebut adalah keberadaan bahan pustaka cetak (buku dan terbitan berkala). Layanan terlengkap ada pada Perpustakaan Kampus Dharmawangsa-B, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.

Menjunjung pendidikan inklusi, Perpustakaan UNAIR sejalan dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus di Perguruan Tinggi yang mewajibkan perguruan tinggi menyediakan sarana dan prasarana bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. 

淒asar dari membangun Ruang Narayana adalah memberikan fasilitas dan layanan bagi Civitas Akademika UNAIR, khususnya bagi mahasiswa berkebutuhan khusus selain itu juga menjadi salah satu standarisasi perpustakaan, ungkap Suhernik S Sos M Si sebagai Kepala Perpustakaan UNAIR.

Suhernik S Sos M Si, Kepala Perpustakaan UNAIR (Foto: Istimewa)
Suhernik S Sos M Si, Kepala Perpustakaan UNAIR (Foto: Istimewa)

Pada saat pembangunan Ruang Narayana, Perpustakaan UNAIR melibatkan para civitas akademika UNAIR yang berkebutuhan khusus untuk turut memberikan saran dalam proses pembangunan. Proses diskusi tersebut menghasilkan beberapa fasilitas seperti sebuah ruang khusus bernama Ruang Narayana yang berisi komputer khusus yang diselipi software NVDA (Nonvisual Desktop Access). Sehingga, komputer bisa mengeluarkan suara ketika memilih file/program, komputer low vision, dan sarana prasarana lain yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

淎kses ke Ruang Narayana juga telah siap, mulai dari guidance block, ramp dibuat tidak licin. Kanan dan kiri kamar mandi ada railing atau pegangan. Akses pintu masuk perpustakaan kami ganti agar bisa terbuka secara otomatis. Gate akses informasi juga kami perlebar menyesuaikan dengan lebar kursi roda, tuturnya.

Sebelum adanya fasilitas khusus bagi mahasiswa berkebutuhan khusus, perpustakaan menerbitkan 榢artu khusus yang merupakan kartu akses bagi pendamping ketika mereka belajar atau mendapatkan bahan pustaka di perpustakaan. 

Sarana prasarana yang tersedia, misalnya beberapa komputer yang tersedia dalam Ruang Narayana sudah terintegrasi dengan sistem yang ada pada perpustakaan. Sehingga petugas dapat mengambilkan koleksi yang perlu bagi mahasiswa berkebutuhan khusus tersebut.

Dalam mengembangkan layanan dan program yang ada, Perpustakan UNAIR berkolaborasi dengan Airlangga Inclusive Learning (AIL). Seperti bedah buku yang merupakan karya penulis berkebutuhan khusus. Program tersebut kami lakukan dengan tujuan untuk meningkatkan percaya diri mereka.

Suhernik berharap fasilitas dan sarana prasarana yang tersedia di Ruang Narayana dapat bermanfaat. Apabila ada hal yang perlu dikembangkan dapat menghubungi Humas Perpustakaan agar kebutuhan dapat terpenuhi oleh pihak perpustakaan.

Selain fasilitas fisik, UNAIR juga menyediakan fasilitas non-fisik bagi civitas akademika difabel, misalnya saja berupa akses digital. Menyadari pentingnya kesetaraan akses dunia digital pada civitas akademika difabel, UNAIR sebagai kampus yang menjunjung tinggi humanisme menyediakan laman dengan fitur yang menunjang kebutuhan difabel.

Tidak hanya perpustakaan, Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) UNAIR juga menjadi lembaga yang berperan strategis. Khususnya dalam melaksanakan produksi, diseminasi, dan publikasi informasi. Hal itu terbukti dengan adanya penyediaan fitur aksesibilitas difabel pada laman unair.ac.id.

Fitur aksesibilitas di laman unair.ac.id pun memiliki ragam jenis model, menyesuaikan kebutuhan civitas akademika difabel. Ragam tersebut antara lain adalah audio, kontras pencahayaan latar, keterbacaan teks, hingga penyesuaian teks bagi pengguna dengan disleksia.

Ketua PKIP UNAIR, Martha Kurnia Kusumawardani, dr SpKFR(K) mengatakan bahwa pengadaan fitur-fitur ini merupakan bentuk komitmen UNAIR dalam memberikan kemudahan bagi para civitas akademika difabel. 淯NAIR sangat paham bahwa fasilitas ini harus disediakan sebagai bentuk pelayanan dan komitmen Unair untuk memberikan kemudahan bagi stakeholder-nya, ujarnya.

Tidak hanya PKIP, PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) sebagaipihak pengelola informasi publik di lingkungan UNAIR juga senantiasa sigap. Dalam membantu civitas academica difabel dalam hal pemerolehan informasi akademik.

淯ntuk informasi terkait akademik yang mahasiswa disabilitas butuhkan, telah ada PPID dan ULT (Unit Layanan Terpadu) yang siap membantu. Baik secara offline maupun online, imbuh Martha.

Keberadaan fasilitas digital itu merupakan aspirasi para civitas akademika UNAIR yang berhasil terealisasi. Martha menyambung, UNAIR melalui PKIP akan terus meningkatkan fitur-fitur aksesibilitas ini. Tujuannya pemerolehan informasi publik menjadi lebih mudah bagi civitas academica difabel.

淜ami percaya kawan-kawan difabel di UNAIR sangat terbantu dengan fasilitas yang kami sediakan. Kami juga sangat terbuka untuk menerima saran kawan-kawan untuk memperbaiki yang mungkin dirasa kurang karena kami ingin semua mahasiswa UNAIR dapat dengan nyaman menimba ilmu, tegasnya.

Penulis: M Naqsya R, Yulia Rohmawati

Editor: Feri Fenoria

AKSES CEPAT