51动漫

51动漫 Official Website

Korelasi Faktor Risiko Stroke dengan Outcome Pasien Stroke Iskemik Akut yang Tidak dilakukan Trombolisis

Korelasi Faktor Risiko Stroke dengan Outcome Pasien Stroke Iskemik Akut yang Tidak dilakukan Trombolisis
Sumber: Dinkes Banda Aceh

Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan juga penyebab kecacatan kronik ketiga di dunia. Sekitar 50% pasien stroke akan mengalami kecacatan. Indonesia merupakan negara dengan angka kematian tertinggi di Asia. Stroke memiliki faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan dapat dimodifikasi sehingga perlu dilakukan studi untuk mengetahui faktor korelasi faktor risiko dengan outcome pasien stroke iskemi akut. Di Indonesia kebanyakan pasien stroke tidak dilakukan terapi trombolisis. Pada penelitian fini yang dilakukan di RS M Noor pamekasan dengan menggunakan metode Cross sectional dan melibatkan 77 pasien stroke iskemik akut yang dirawat di IGD dari september 2022 sampai dengan Februari 2023. Faktor risiko stroke dinilai dengan menggunakan R-FSRS (Revised-Framingham Stroke Risk Score) pasien juga dinilai oucomenya dengan menggunakan penilaian standar NIHSS(National Institutes of Health Stroke Scale). Pada studi ini didapatkan korelasi antara r-FSRS dengan outcome stroke iskemik akut (p<0,001), didapatkan pula korelasi yang signifikan antara tekanan darah saat masuk IGD dan juga diabetes tipe-2 dengan outcome stroke iskemik akut (p<0,001). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko stroke yang dinilai dengan r-FSRS memiliki hubungan dengan out come stroke iskemik akut serta hipertensi dan diabetes tipe 2 juga memiliki korelasi dengan out come pasien stroke iskemik akut. Hal ini dapat menjadi kewaspadaan dan bagi para tenaga medis dan juga masyarakat untuk dapat mengendalikan faktor risiko stroke.

Penulis: Abdulloh Machin

AKSES CEPAT