51动漫

51动漫 Official Website

Kriteria Pemilihan Bahan Patch Angioplasty pada Endarterektomi Karotis

Ilustrasi oleh About.com Health

Endarterektomi karotis (CEA) tetap menjadi pengobatan andalan untuk stenosis karotis sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1954 oleh Eastcott et al. Indikasi prosedur ini adalah untuk pasien simtomatik dengan stenosis >50% dan pasien asimtomatik dengan stenosis >60%. Namun, CEA primer sering dikaitkan dengan restenosis, yang dapat menyebabkan intervensi multipel dan stroke berulang. Teknik lain yang banyak dilakukan adalah patch angioplasty CEA. Beberapa ulasan sistematis menunjukkan bahwa patch angioplasty dapat menurunkan morbiditas perioperatif, risiko stroke jangka panjang, dan restenosis dibandingkan dengan CEA primer.

Ada beberapa bahan yang dapat digunakan untuk patch angioplasty, yaitu autologous vein, prostetik patch (polytetrafluoroethylene [PTFE], dacron, polyurethane, dan polyester), dan patch biologis (bovine pericardium dan decellularized extracellular matrix). Namun, hasil dari bahan patch yang berbeda tampak serupa dalam hal hasil jangka pendek dan jangka panjang. Ahli bedah vaskular belum dapat mengidentifikasi panduan yang spesifik dan jelas dalam memilih bahan untuk patch angioplasty.

Untuk memberikan kontribusi dalam bidang ini, sebuah review artikel dilakukan oleh Suroto dkk., (2022) dari 51动漫 – RSUD Dr. Soetomo Surabaya, penelitian yang telah diterbitkan dalam Surgical Neurology International (Scientific Scholar) ini bertujuan untuk menemukan kriteria ideal untuk patch angioplasty pada CEA dan apakah bahan yang dipelajari telah memenuhi kriteria ideal atau tidak.

Suroto dkk. melakukan pencarian literatur yang komprehensif untuk studi yang menjelaskan kriteria ideal untuk memilih bahan patch untuk CEA. Mereka menyusun semua kriteria yang disebutkan ke dalam satu tabel dan memilih kriteria yang paling sering disebutkan dengan sistem penilaian yang sederhana.

Pada penelitian ini, sebanyak 65 studi dari 784 studi dinilai untuk kelayakan manusripnya secara lengkap. Dengan demikian, ditemukan 23 studi yang memenuhi syarat untuk analisis. Ada 22 kriteria ideal yang disebutkan dalam studi yang dianalisis. Para penulis kemudian mengelompokkan kriteria tersebut menjadi karakteristik fisik, keamanan, kontribusi terhadap hemodinamik, kontribusi dalam penyembuhan jaringan, aspek ekonomi, dan kemampuan untuk mencegah komplikasi pasca operasi. Mereka mengusulkan 10 kriteria ideal untuk memandu ahli bedah vaskular dalam memilih bahan patch angioplasty terbaik.

Pada akhirnya, penelitian ini memberikan 10 kriteria ideal yang dapat digunakan untuk membantu ahli bedah memilih bahan patch angioplasty CEA. Hingga saat ini, material yang memenuhi 10 kriteria tersebut belum ditemukan. Kriteria ideal dalam review ini menjadi dasar dalam pengembangan bahan patch angioplasty yang ideal untuk prosedur CEA.

Penulis: Dr. Asra Al Fauzi, dr., Sp.BS.

Link:

AKSES CEPAT