51动漫

51动漫 Official Website

Kukuhkan Tiga Guru Besar, Rektor UNAIR Ingatkan Empati dengan Alam Raya

UNAIR NEWS Rektor Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak kembali mengukuhkan tiga guru besar di lingkungan 51动漫. Bertambahnya guru besar baru semakin meningkatkan rekognisi UNAIR di mata dunia. Kegiatan pengukuhan berlangsung pada Kamis (27/7/2023) di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR (C), UNAIR.

Ketiga guru besar tersebut ialah Prof Iman HarymawanSE MBA PhD dalam bidang ilmu Akuntansi Kelanjutan dan Tata Kelola, Prof Dr Phil Toetik Koesbardiati dalam bidang ilmu Paleoantropologi, dan Prof Dr Joni Wahyuhadi dr SpBS MARS dalam bidang ilmu Glioma Molecular and Surgery.

淭ambahan guru besar merupakan hadiah yang luar biasa. Dan hari ini adalah hari yang sangat istimewa. Kami menyampaikan selamat, tentu apresiasi untuk pengukungan tiga guru besar ini, ungkap Rektor UNAIR dalam sambutannya.

Awal Dari Kebermanfaatan Besar

Rektor menuturkan bahwa guru besar bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari sebuah kebermanfaatan dan tugas yang lebih besar. Setiap pendidik harus mampu mempertanggungjawabkan komitmen dan integritas, melihat sulit dan terjalnya proses hingga sampai ketahap sebagai guru besar. Keahlian dan kepakaran yang mereka miliki akan semakin meningkatkan akselerasi pendidikan.

淚ni adalah awal dari pengabdian yang lebih nyata lagi, lebih signifikan lagi, dan lebih mulia lagi untuk terus bersama-sama mengembangkan dan memajukan peradaban, tambahnya.

Komunikasi Dengan Alam Raya

Prof Nasih menyampaikan bahwa setiap makhluk, benda, dan seluruh hal yang terdapat di muka bumi, secara hakikat memiliki 榥yawa. Dengan itu, kelak, kebermanfaatan dan kebaikan kita sebagai manusia tidak hanya sekadar untuk manusia lain, melainkan untuk makhluk atau benda-benda lainnya.

淗anya sesungguhnya kita yang tidak mempunyai kemampuan untuk mendengar pembicaraan mereka. Jadi bukan mereka yang tidak bicara tapi kita yang tidak mempunyai kemampuan lebih, jelas Guru Besar (FEB) UNAIR tersebut.

Rektor berpesan untuk terus meningkatkan simpati, empati, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Tanda-tanda yang diberikan oleh alam raya sudah jelas, sehingga hanya diri kita yang harus mampu menangkap pertanda itu. Ketika bumi dirasa semakin panas, hakikatnya bumi memberikan tanda untuk manusia segera melakukan langkah perubahan.

淗anya orang-orang berilmu yang kemudian mampu berkomunikasi dengannya (alam raya, Red). Perlu keahlian untuk bisa menangkap komunikasi dari semua makhluk. Termasuk penyakit, mayat, dan perusahan, terangnya. (*)

Penulis : Afrizal Naufal Ghani

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT