51动漫

51动漫 Official Website

Kuliah Tamu Sekolah Pascasarjana Ulas Tantangan Perusahaan dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Steven Augustino Yudhiyanto SE MM, Senior Vice President HC Strategy & Talent Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., pada kuliah tamu yang diselenggarakan Sekolah Pascasarjana UNAIR. (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS – Sekolah Pascasarjana UNAIR mengadakan kuliah tamu bertajuk 淗uman Capital Management in Banking and Strategic Management in Banking pada Jumat (3/6/2022). Pada kesempatan ini, Steven Augustino Yudhiyanto SE MM selaku Senior Vice President HC Strategy & Talent Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk hadir sebagai pembicara.

Di gelaran kuliah tamu ini, Steven banyak mengupas mengenai berbagai tantangan perusahaan utamanya dalam hal pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mereka miliki. 淪eperti yang kita tahu bahwa SDM merupakan salah satu aset paling berharga dalam sebuah perusahaan. Namun rupanya, pengelolaan SDM dalam sebuah perusahaan bukanlah perkara yang mudah, ujarnya.

Steven juga menjelaskan bahwa dalam sebuah survei pada tahun 2018 terdapat 10 tantangan terbesar dalam sebuah perusahaan. Beberapa yang masuk urutan teratas merupakan hal yang berkaitan dengan pengelolaan SDM seperti mengembangkan generasi pemimpin selanjutnya serta menarik dan mempertahankan top talent mereka.

淭antangan terbesar para business leader itu ada pada sumber daya manusianya. Ternyata human capital management mendapatkan prioritas terbesar dalam business challenges, tutur Steven. 

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa terdapat dua penyebab mengapa persoalan SDM merupakan persoalan yang menantang dalam sebuah perusahaan. Pertama, proses suksesi manajemen yang dilakukan saat ini tidak menghasilkan pemimpin yang tepat di saat yang tepat. 

淜edua, perusahaan kesulitan mengembangkan leadership yang efektif terhadap SDM yang dimilikinya, jelasnya.

Selanjutnya, ia juga menegaskan bahwa perusahaan telah melakukan investasi secara besar-besaran dalam hal pengembangan leadership. Beberapa diantaranya seperti mengirimkan para top talent untuk melanjutkan kuliah pascasarjana dan mengikutkan mereka ke leadership development program (LDP) yang diampu para institusi terkemuka.

淭api, yang menarik bahwa ini tidak menghasilkan the right leader at the right time. Yang memang terjadi adalah pilihannya akhirnya terbatas, ungkap Steven. 

Pada akhir, ia menjelaskan bahwa para direksi pada akhirnya harus melakukan pilihan terhadap kandidat-kandidat yang memang menurut mereka bukanlah kandidat yang ideal. Suksesi dalam sebuah perusahaan, menurut Steven, merupakan persoalan yang cenderung rumit. Dalam sebuah perusahaan, seringkali yang terjadi adalah suksesi dilakukan pada saat posisi tersebut sedang kosong.

淢isalnya saat eksekutif senior akan pensiun, 2-3 bulan sebelumnya direksi akan memilih siapa penggantinya. Di sini, suksesi merupakan sebuah reaksi dari masa pensiun sebuah jabatan, pungkasnya.

Penulis: Agnes Ikandani

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT