UNAIR NEWS Selalu ingin melakukan inovasi diluar materi perkuliahan yang normatif, program studi Kesehatan Masyarakat PDD 51动漫 di Banyuwangi menghadirkan nara sumber dari unsur praktisi. Mereka yang dihadirkan untuk memberikan kuliah umum kali ini dari BPJS Kesehatan Banyuwangi, yang dilaksanakan Jumat (24/3) kemarin.
Dijelaskan oleh Dian Santoprayoga, S.KM., M.Kes., salah seorang dosen pengampu mata kuliah Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK) di prodi Kesehatan Masyarakat PDD Banyuwangi, ia merasakan mahasiswa sekarang ini jauh lebih kritis dibandingkan dengan era sebelumnya. Terkadang karena keterbatasan waktu kuliah, ada beberapa pertanyaan mahasiswa yang akhirnya belum terjawab, rasa keingintahuan mereka sangat tinggi, ditambah lagi semakin kompleksnya permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia saat ini.
滽arena itu kami merasa perlu untuk mendatangkan langsung pakar-pakarnya. Kemudian mendapati suasana baru, mahasiswa menjadi lebih leluasa untuk bertanya dan menggali lebih dalam dari rasa keingintahuannya. Melalui kegiatan kuliah umum ini, rasa penasaran mahasiswa sedikit banyak sudah terjawab dalam bidang kebijakan kesehatan di Indonesia dan seputarnya, tambah Dian.
Kuliah umum ini mengangkat tema 淚mplementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Masyarakat Indonesia. Pemateri yang dihadirkan adalah perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Banyuwangi. Karena 渟erunya, kegiatan perkuliahannya bahkan sampai berjalan selama sekitar 4 jam.
Berbeda dengan kuliah pada umumnya, disini tidak hanya mahasiswa yang mengikuti perkuliahan, tetapi juga dosen yang ikut terlibat. Dosen juga berhak mengajukan pertanyaan sesuai yang ingin diketahuinya. Para pakar bertugas menjadi fasilitator dan memberikan pencerahan terhadap rasa keingintahuan peserta kuliah umum. Perkuliahan ini diikuti semua mahasiswa prodi kesehatan masyarakat PDD UNAIR Banyuwangi. (*)
Penulis : Siti Mufaidah
Editor : Bambang ES





