UNAIR NEWS Meski masih tergolong sangat muda, Universitas Telkom, Bandung, memiliki target untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Untuk itu, mereka melakukan kunjungan ke 51动漫 (10/3), untuk memperoleh pengetahuan tentang sistem pendidikan.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Direktur Sekretariat Universitas Telkom beserta pimpinan lain, seperti Kabag Satuan Penjaminan Mutu, Kabag Pengembangan dan Pengendalian Industri, Sekretaris Pimpinan, dan beberapa staf lembaga lain.
Dadan R selaku Direktur Sekretariat Universitas Telkom mengatakan, kunjungan yang mereka lakukan bertujuan untuk perolehan informasi seputar pengembangan pendidikan di UNAIR. Meski baru berdiri tahun 2013, mereka bertekat untuk bersaing dengan perguruan tinggi kelas dunia.
淪aya kira, belajar yang paling bagus dengan universitas terdekat. Kalau melihat di rank, UNAIR masih berada di atas kami. Tujuannya untuk mencari best practice bagaimana penyelenggaraan universitas yang baik dalam rangka menuju ranking kelas dunia, ujar Dadan.
Dadan mengatakan, Universitas Telkom tengah gencar melakukan pengembangan di segala bidang. Tahun 2017 ini, hal mendasar yang ingin dibangun adalah kaitannya dengan program pendidikan.
淭entu yang berkaitan dengan tenaga pengajar, baik dalam konteks jabatan fungsional, keahlian dalam strata pendidikan, termasuk juga bidang penelitian. Itu yang akan kita dorong. Karena untuk menuju WCU, kita mengharapkan dosen-dosen harus punya level pendidikan, pengajaran, dan penelitian kelas dunia, tambahnya.
Melalui kunjungan ini ia berharap, dapat terjalin kolaborasi yang baik antara Universitas Telkom dan UNAIR. Ia menegaskan, kolaborasi adalah kata kunci dalam sebuah perkembangan.
淜alau kita hanya sendiri saja, saya kita tidak akan kemana-mana. Tujuan utama kita untuk membangun kolaborasi. Terutama dengan universitas-universitas yang kami kategorikan punya reputasi yang baik, tambahnya. (*)
Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor : Nuri Hermawan





