UNAIR NEWS – Kesuksesan seseorang tidak dapat seketika direngkuh secara instan. Pemahaman ini tampaknya begitu melekat sebagai prinsip bagi Michael Jonatan. Setumpuk prestasi level nasional hingga internasional berhasil ia raih. Pantas jika mahasiswa Fakultas Kedokteran 51动漫 ini kemudian dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi tingkat universitas.
Michael memang cukup lekat dengan segudang prestasinya. Hingga saat ini, telah terkumpul tiga penghargaan internasional dan delapan penghargaan nasional. Masing-masing terkumpul juara I hingga III. Penghargaan tersebut adalah pembuktiannya setelah mengalahkan para kompetitor mulai tingkat mahasiswa, dokter spesialis, doktor, dan profesor.
淒ari sekian banyak prestasi, yang paling berkesan adalah pencapaian saya di ajang Indonesian Society of Hypertension 2017 (InaSH) yang berlangsung di Jakarta. Meski lomba ini hanya tingkat nasional, namun ini amat membanggakan karena lomba ini berkaitan dengan minat dan cita-cita saya, kata Michael.
Dalam kompetisi tersebut, Michael menyampaikan presentasi bertema hipertensi di hadapan para kompetitor dari kalangan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, hingga para pakar di bidang hipertensi. Bahkan sebagian tim juri pun didatangkan dari Inggris dan Malaysia.
Michael juga tak jarang tampil sebagai pembicara di berbagai pertemuan ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional. Yang paling bergengsi adalah ketika ia presentasi dalam acara The 33th World Congress of Internal Medicine pada tahun 2016 di Bali.
淧ada saat itu, saya berbicara di depan para pakar Ilmu Penyakit Dalam dari hampir seluruh dunia, seperti Jepang, Rusia, dan Inggris, ungkapnya.
Michael berkeyakinan bahwa nama besar UNAIR akan semakin jaya di tingkat nasional dan internasional. 淪aya ingin menjadi seseorang yang unik dan punya kemampuan tambahan di luar kompetensi umum dari mahasiswa kedokteran, ungkapnya.
滲agi saya, untuk meminimalisir gangguan pada kegiatan perkuliahan, saya lebih memilih untuk mengalokasikan waktu luang dengan mengikuti berbagai kegiatan kompetisi, imbuh penghobi renang.
Michael berkeinginan besar untuk menjadi seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Ia menyadari untuk bisa mencapai keberhasilan diperlukan ketekunan, keberanian, kesabaran, dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
淪aya ingin buktikan bahwa ketika saya bersungguh-sunguh, saya bisa mencapai hal yang saya inginkan. When there is a will, there is a way, ungkapnya. (*)
Penulis: Sefya Hayu Istighfaricha
Editor: Defrina Sukma





