51动漫

51动漫 Official Website

Laporan Serial Kasus Penatalaksanaan Holistik Pasien Asma Anak Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga

Asma merupakan penyakit yang ditandai batuk, sesak napas, mengi, dan sesak akibat terbatasnya aliran udara oleh peradangan saluran pernapasan. Sekitar 100-150 juta orang di seluruh dunia menderita asma, dengan penambahan 180.000 orang per-tahun. Jumlah ini makin meningkat di kalangan anak-anak. Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 8,4% penduduk Amerika menderita asma. Prevalensi tinggi berbagai kasus ini dimulai fase masa kanak-kanak, sehingga berdampak pada aktivitas sekolah. Asma pada anak memerlukan penatalaksanaan komprehensif dengan intervensi farmakologis dan non-farmakologis. Pengobatan farmakologis berdasarkan Global Initiative for Asthma (GINA) adalah obat pereda dan pengontrol serta pengobatan non farmakologi seperti terapi rehabilitatif dan pengobatan keluarga. Data mengenai pengobatan keluarga untuk asma pada anak masih kurang. Faktanya, dalam praktik sehari-hari dan dalam konteks perkembangan anak, sebagian besar penatalaksanaan asma dilakukan oleh keluarga anak. Untuk menjembatani kesenjangan ini, laporan kasus ini mengkaji peran pengobatan keluarga dalam penanganan kasus asma pada anak.

Serial kasus penatalaksanaan holistik pasien asma anak melalui pendekatan kedokteran keluarga

Didapatkan 4 anak asma, 2 laki-laki dan 2 perempuan, semua dengan fungsi keluarga yang baik dengan nilai skor APGAR 9 dan dilakukan intervensi edukasi penyakit asma pada keluarga serta pola hidup sehat.  Kasus 1, laki-laki 7 tahun, sering kambuh karena tidak rutin mengonsumsi obat pengontrol asma. Evaluasi kunjungan rumah terdapat sembilan kamar tidak terlalu bersih, dengan 1 toilet saja. Ibu khawatir terjadi gangguan aktivitas akibat asma. Aspek risiko internal didapatkan nenek menderita hipertensi dan diabetes melitus tipe 2, bibi riwayat penyakit asma, Aspek risiko eksternal, pengendalian asma dilakukan keluarga. Keluarga telah menggunakan Program Jaminan Kesehatan Universal (BPJS) Indonesia. Kasus 2, laki-laki 26 bulan, asma sering kambuh dipicu oleh asap rokok dan kendaraan. Ayah perokok berat dan ada 5 ekor kucing di rumah. Kunjungan rumah: Anak tinggal bersama keluarga besar (kakek, nenek, bibi, dan kakak perempuan). Aspek personal: keluarga berharap asma dapat terkontrol karena khawatir gejala kambuh dan akan berdampak pada kehidupannya di masa depan. Nenek, ibu, dua bibinya dengan riwayat penyakit asma dengan pemicu masing-masing: debu, asap rokok dan asap kendaraan, udara dingin. Ia mendapat dukungan dan perhatian dari keluarga besarnya. meskipun sampai saat ini biaya pengobatannya menggunakan biaya mandiri. Kasus 3, perempuan 17 bulan, asma sering kambuh dipicu debu atau udara dingin, dan sempat dirawat di rumah sakit. Terdapat riwayat alergi parasetamol dengan gejala bentol dan gatal, serta riwayat gatal-gatal jika terkena air dingin. Ibu terdapat riwayat alergi udara dingin. Aspek personal: keluarga khawatir penyakit asma bertambah parah atau tidak dapat disembuhkan sehingga mengganggu perekonomian keluarga dan masa depan anak. Ibunya mempunyai riwayat alergi debu. Rumah berantakan dan cepat kotor karena di sekitar persawahan. Sampah terkadang dibakar di area kosong dekat rumah. Terdapat pembakaran sisa tanaman jagung di sekitar rumah. Keluarganya mendukung pengobatan dan menganggap penyakit sebagai suatu cobaan. Kasus 4, perempuan 7 yang mengalami serangan asma dipicu oleh flu. Kunjungan rumah didapatkan ayah perokok dan adik laki-laki meninggal dunia 2 tahun yang lalu. Pengobatan dilakukan keluarga jika ada keluhan. Rumah tanpa lantai, tanpa plafon, ventilasi minim, pencahayaan kurang baik, dan cenderung berantakan. Sumber minum dari air sumur yang direbus. Sampah setiap hari dibuang dan terkadang dibakar di lahan kosong dekat rumah, dan terdapat pembakaran sisa tanaman jagung di sekitar rumah. Ibu berharap anak tidak mengalami serangan agar kualitas hidup putrinya meningkat, dan khawatir membahayakan nyawa anak. Aspek resiko internal, yaitu ibu riwayat alergi berupa kulit gatal, sepupu riwayat asma dengan pemicu udara dingin. Ayahnya merokok tetapi diluar rumah sejak putrinya didiagnosis asma. Ia mendapat dukungan penuh untuk menjalani hidup sehat.

Penulis : Dr. Azwin Mengindra Putera, dr, SpA(K)

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Putera AM, Octaviana DS, Gunawan F, et al. Holistic Management of Pediatric Patients with Asthma through the Family Medicine Approach: A Case Series. J Respi 2023; 9: 229-236.

AKSES CEPAT