UNAIR NEWS – Program Studi (MKSB) (FIB) 51动漫 (UNAIR) sukses mengadakan Praktik Kuliah Lapangan (PKL). Kegiatan ini terselenggara di kawasan bersejarah Peneleh dan Kota Lama Surabaya pada Sabtu (23/11/2024). Ketua HIMA MKSB UNAIR Lady Khairunnisa Adiyani mengatakan, PKL ini melibatkan mahasiswa S2 MKSB angkatan 2024.
Lady menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan prodi MKSB. “PKL ini adalah upaya menghubungkan teori yang mahasiswa pelajari di kelas dengan praktik langsung di lapangan terkait pelestarian cagar budaya, ucapnya.
Rangkaian Kegiatan
PKL ini mencakup dua kegiatan utama yaitu workshop self-narrative dan cinematic documentation. 淧ada workshop self-narrative, Pokdarwis Penelehmendapat kesempatan untuk menceritakan sejarah dan kondisi kawasan mereka dengan perspektif lokal. Sementara itu, di cinematic documentation mahasiswa melakukan walking tour dan diskusi sejarah di Kawasan Kota Lama bersama Herotage, ungkap Lady.

Lebih lanjut, Lady menambahkan PKL ini diikuti oleh 21 mahasiswa S2 MKSB dan melibatkan masyarakat lokal. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mempraktikkannya. Selain itu, kegiatan ini dapat menyadarkan masyarakat bahwa pelestarian cagar budaya adalah tanggung jawab bersama, tambahnya.
Selain itu, Kota Lama juga terpilih sebagai bagian dari kunjungan karena kawasan ini merupakan bagian dari perjalanan historis Surabaya pada masa kolonialisme. 淒i Kota Lama para peserta mengikuti walking tour dengan mengunjungi Gedung Internatio, Museum De Javasche Bank, dan Jembatan Merah didampingi tim dari Herotage, ujar Lady selaku CEO dari Herotage.
Pelestarian Sejarah
Melalui kegiatan ini, Lady bercerita bahwa Peneleh adalah salah satu kawasan tertua di Indonesia dengan nilai sejarah yang sangat kaya. 淭erdapat Makam Peneleh, Rumah Tjokroaminoto, serta Sumur Jobong peninggalan Majapahit. Kawasan bersejarah ini menyimpan cerita kenangan yang harus kita lestarikan, ujar Lady.
Sebagai penutup, Lady menerangkan harapan terlaksananya PKL ini untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat untuk melestarikan cagar budaya yang diwariskan. 淜ami berharap kegiatan PKL ini bisa menjadikan kita sebagai agen perubahan dan penggerak dalam penelusuran cagar budaya. Pelestarian cagar budaya harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan semua pihak, tutupnya.
Penulis: Yang Ramadia Nurya Syifa
Editor: Yulia Rohmawati





