51动漫

51动漫 Official Website

Lewat Pena Karsa 2025, BEM UNAIR Bangun Empati dan Kreativitas Anak Disabilitas

Potret Peserta dalam Kegiatan Pembuatan Clay di Rumah Prestasi Anak. (Foto: Istimewa)
Potret Peserta dalam Kegiatan Pembuatan Clay di Rumah Prestasi Anak. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 51动漫 (UNAIR) melalui kembali menebar manfaat melalui program Pena Karsa 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025) dan Minggu (5/10/2025) Oktober 2025 itu berfokus pada pemberdayaan anak disabilitas di Rumah Prestasi Anak (RPA) Nginden Semolo Surabaya dan anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu.

Dengan mengusung konsep rekreasi edukatif, Pena Karsa menjadi wadah bagi anak-anak untuk berekspresi, bermain, dan belajar dalam suasana yang menyenangkan. Ketua pelaksana Isna Nuzula menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang kebahagiaan dan membangun rasa percaya diri bagi anak-anak.

淢elalui permainan interaktif seperti clay crafting dan fun painting bucket hat, kami ingin menghadirkan pengalaman bermakna bagi anak-anak, terutama mereka yang membutuhkan dukungan sosial dan emosional, jelas Isna.

Di Rumah Prestasi Anak, para peserta bersama orang tua mengikuti kegiatan pembuatan clay. Aktivitas itu tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak.

淢elalui kegiatan ini, terlihat kehangatan dan komunikasi alami antara ibu dan anak. Mereka berdiskusi dan bekerja sama membentuk karya yang indah, memperlihatkan kedekatan yang tulus, ujar Isna.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi refleksi bahwa kebersamaan sederhana dapat menjadi sarana terapi emosional yang efektif bagi anak disabilitas dan keluarganya.

Potret Kegiatan Melukis Bersama sebagai Media Ekspresi Diri di Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, di Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu, anak-anak diajak untuk melukis bersama sebagai media ekspresi diri. Melalui goresan warna, mereka belajar menyalurkan imajinasi dan perasaan tanpa batas.

淢elukis menjadi cara bagi anak-anak untuk merasakan kebebasan berekspresi. Kami ingin menegaskan bahwa kebahagiaan dan kreativitas adalah hak setiap anak, tutur Isna.

Selain itu, anak-anak juga berkunjung ke Dinas Pemadam Kebakaran Rayon Surabaya III untuk belajar kesiapsiagaan menghadapi bencana. Petugas juga memperkenalkan alat pemadam, cara evakuasi, serta nilai keberanian dan tanggung jawab.

Sebagai penutup kegiatan, BEM UNAIR menyalurkan donasi sembako hasil dari Pasar Raya Airlangga kepada pihak panti. Proses penyaluran dilakukan secara langsung dengan melibatkan pengelola panti dan panitia pengabdian.

Isna menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. 淎nak-anak sangat aktif dan ceria. Energi positif mereka justru menjadi pengingat bagi kami tentang arti sederhana dari kebahagiaan, ungkapnya.

Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR berharap Pena Karsa dapat terus berlanjut dengan ide-ide yang semakin inovatif. 淜ami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, dan semangat saling menguatkan, pungkas Isna.(*)

Penulis: Nafiesa Zahra

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT