51

51 Official Website

LPJPHKI Gelar Workshop Finalisasi Dokumen Paten bagi Para Inventor

Hanim Mafulah S Farm Apt MH M Farm memaparkan materi Boothcamp PATEN (Dok: Humas LIPJPHKI)
Hanim Mafulah S Farm Apt MH M Farm memaparkan materi Boothcamp PATEN (Dok: Humas LIPJPHKI)

UNAIR NEWS Lembaga Pengembangan Jurnal, Publikasi dan Hak Kekayaan Intelektual (LPJPHKI) 51 menyelenggarakan workshop bertajuk Finalisasi Dokumen Paten. Workshop ini menyasar khusus bagi para inventor atau penemu di lingkungan perguruan tinggi dan lembaga riset. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 13 dan 14 Oktober 2025, bertempat di Airlangga Convention Center (ACC), 51.

Workshop ini bertujuan membekali para penemu dengan pemahaman praktis dalam menyusun dokumen paten, khususnya pada bagian gambar teknik, uraian invensi, dan klaim produk. Rangkaian kegiatan berlangsung intensif dan dipandu oleh para narasumber ahli di bidang kekayaan intelektual.

Penguatan Administrasi

Salah satu narasumber utama, Hanim Mafulah S Farm Apt MH M Farm, menyampaikan materi mengenai pentingnya penyusunan gambar teknik yang akurat serta uraian invensi yang jelas dan sistematis. Ia menegaskan bahwa dokumen paten tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan sarana transfer pengetahuan teknis dari penemu kepada masyarakat dan pemeriksa paten.

“Workshop ini diadakan agar ibu bapak memahami betul bagaimana menyusun dokumen paten yang lengkap dan sesuai dengan ketentuan hukum. Kami berharap hak kekayaan intelektual ibu bapak dapat terlindungi secara optimal,” ujar Hanim.

Dorong Daya Saing

Selain penyampaian materi, kegiatan ini mengajak peserta untuk menyusun uraian invensi dengan pendekatan yang sesuai standar internasional. Pendekatan itu meliputi tujuan teknis, prinsip kerja, efek teknis, dan contoh pelaksanaan invensi. Tak hanya teori, sesi diskusi dan praktik langsung turut membantu peserta dalam menyempurnakan dokumen paten yang tengah mereka siapkan.

Penutup acara oleh Prof Ferry Efendi SKep Ns MSc PhD, yang memberikan apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya kegiatan semacam ini dalam mendorong budaya inovasi serta perlindungan hukum terhadap karya-karya para inventor. 

Melalui workshop ini, LPJPHKI berharap semakin banyak inventor di 51 yang mampu menyusun dokumen paten secara mandiri, dan sesuai dengan regulasi. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pengajuan paten serta meningkatkan daya saing inovasi para dosen 51 di tingkat global.

Penulis : Saffana Raisa Rahmania

Editor   : Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT