51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Battra Adakan Penyuluhan tentang Pengemasan dan Promosi Produk

Daniyal Firmansyah saat memaparkan model kemasan produk dalam kegiatan PBL Battra, Selasa (9/5/2023). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) mengadakan penyuluhan kewirausahaan bertema 淧engemasan dan Promosi Produk kepada ibu-ibu kader di Kelurahan Sidodadi, Selasa (9/5/2023). Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka implementasi mata kuliah Problem Based Learning (PBL).

PBL pertemuan ke-9 itu menghadirkan alumnus Battra, Daniyal Firmansyah sebagai narasumber. Pada sesi materi, Daniyal menyampaikan bahwa salah satu kunci yang mendorong keberhasilan usaha adalah pengemasan dan promosi produk.

Menurut Daniyal, ada dua fungsi umum pengemasan. Pertama, melindungi produk dari kerusakan dengan mematuhi standar desain dan kemasan yang tepat. Kedua, pengemasan menjadi alat promosi agar suatu produk terlihat lebih menarik bagi konsumen.

淧engemasan produk secara apik tentunya menarik calon konsumen sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan kata lain, pengemasan yang baik mampu menambah keuntungan atau laba usaha, ujar Daniyal.

Berbicara mengenai panduan pengemasan, ia menyebut ada beberapa hal yang harus tercantum dalam kemasan produk. Terdiri dari nama produk, komposisi atau bahan baku, berat bersih, nama dan alamat produsen, waktu kadaluarsa, kode produksi, izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), serta sertifikasi halal.

Selain pengemasan, tahap berikutnya berupa pemasaran produk. Daniyal menjelaskan dua cara pemasaran yakni menawarkan produk secara langsung (offline) dan tidak langsung (online) baik melalui media sosial maupun marketplace.

Dinamika Pemanfaatan Marketplace

Lebih lanjut, pemilik Telang Elegance Skincare itu mengatakan pemanfaatan marketplace telah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu platform marketplace yang kini tengah naik daun adalah TikTok karena memiliki fitur For Your Page (FYP) sebagai alternatif promosi.

淧embuatan konten video yang lebih mudah di TikTok menjadi alasan platform ini lebih banyak yang suka. Akan tetapi, pemanfaatannya harus diimbangi konsistensi dengan mengunggah konten promosi secara rutin, tutur Daniyal.

Setelah pemaparan materi, terdapat sesi tanya jawab dan fun game mengemas produk jamu rosella bersama perwakilan ibu-ibu kader. Hal tersebut disampaikan oleh Ayu Amaliya Salsabillah selaku ketua PBL kelas A.

沦补补迟 fun game, kita dari mahasiswa Battra menyediakan minuman jamu. Kemudian, ada perlengkapan seperti botol-botol kosong, kain flanel, anyaman, dan sebagainya yang dimanfaatkan ibu-ibu (kader) untuk dijadikan hampers sebagai hasil karya, pungkas mahasiswi dengan sapaan karib Salsa itu.

Penulis: Sela Septi Dwi Arista

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT