UNAIR NEWS – Desa Tajung Widoro, Kecamatan Bungah memiliki dominasi profesi nelayan dan tambak dengan sisa limbah ikan pasar yang cukup banyak. Kondisi itu mendorong Mahasiswa KKN BBK 5 51动漫 (UNAIR) Desa Tajung Widoro 1 memberikan solusi pengurai limbah pesisir utara Gresik itu. Program bertajuk ProMag membuka peluang pemanfaatan maggot dari hulu ke hilir melalui pelatihan budi daya maggot sebagai solusi ramah lingkungan dan sumber pakan alternatif bernilai ekonomi tinggi.
Kegiatan berlangsung pada Kamis (16/1/2025) dan Sabtu (25/1/2025). Peserta terdiri dari nelayan, kelompok UMKM, pemuda desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMD). Mereka mendapatkan pelatihan mulai dari pengembangbiakan maggot sejak telur, pemeliharaan maggot, hingga panen dan pengolahan hasil.
Berbasis Komunitas Pesisir
Ketua BBK 5 Desa Tajung Widoro 1, Muhammad Imaduddin mengatakan ProMag memberikan pelatihan berjenjang. Meliputi pengolahan limbah organik, pemasaran hasil panen, dan pemanfaatan dalam sektor perikanan maupun peternakan.
Pelaksanaan program yang berbasis komunitas bekerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat peduli lingkungan lewat pemberdayaan masyarakat. Dari pengelolaan maggot akan meminimalisir dampak negatif limbah yang sebelumnya terurai perlahan. 淧emanfaatan maggot turut berkontribusi mencegah pencemaran laut dan mengurangi bau tak sedap lingkungan sekitar, katanya.
Kemandirian Ekonomi Sirkular
Mahasiswa Angkatan 2021 itu menjelaskan program dapat menggerakkan ekonomi secara langsung melalui pendekatan bisnis sosial yang berkelanjutan. Nelayan dan UMKM dapat bersinergi memperoleh pakan ikan yang lebih murah dan berkualitas tinggi. Dampaknya produktivitas hasil budi daya perikanan dapat meningkat.
Hasil limbah produksi juga dapat bersirkulasi kembali melalui skema produksi maggot.淧rogram tersebut meningkatkan kemandirian ekonomi dengan membuka peluang usaha berbasis maggot yang bisa dijual sebagai pakan ikan, unggas, atau pupuk organik, jelasnya.
Siapkan Strategi Marketing
Anggota Tim KKN BBK 5 Desa Tajung Widoro 1, Fullan Ausati Putri menjawab keraguan masyarakat dalam mengembangkan maggot lewat efisiensi sebagai usaha tambahan. Maggot terbukti cepat mengurai limbah organik dengan harga pasaran menggiurkan.

Timnya turut memberikan simulasi bisnis untuk membantu masyarakat memahami potensi ekonomi dari budi daya maggot. 淥leh karena itu, kami juga memberikan pembekalan terkait dengan strategi marketing yaitu pembuatan marketplace online dan workshop pembuatan packaging, tuturnya.
Fullan berharap ProMag dapat berkembang secara berkelanjutan membentuk komunitas budi daya maggot yang saling mendukung. Sehingga, program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin menekan biaya produksi budi daya perairan. Masyarakat akan semakin sadar dalam pengelolaan limbah organik untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Selain itu, juga menciptakan wirausaha berbasis maggot yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
淒engan dukungan yang berkelanjutan, kami optimis budi daya maggot bisa menjadi solusi ekonomi dan lingkungan yang efektif bagi daerah pesisir dan sekitarnya, tutup Mahasiswa UNAIR angkatan 2022 itu.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Yulia Rohmawati





