51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa BBK7 Berikan Pendidikan Tambahan untuk Tingkatkan Literasi dan Numerasi di Desa Kebalanpelang

Mahasiswa BBK7 Berikan Pendidikan Tambahan untuk Tingkatkan Literasi dan Numerasi di Desa Kebalanpelang
Mahasiswa BBK7 Berikan Pendidikan Tambahan untuk Tingkatkan Literasi dan Numerasi di Desa Kebalanpelang

UNAIRNEWS – Kelompok mahasiswa BBK yang ditempatkan di Desa Kebalanpelang memutuskan untuk memberikan pendidikan tambahan terhadap siswa-siswi SDN Kebalanpelang dan MI Tarbiyatul Athfal, terutama untuk materi kelas 3 dan 4. Tujuan dari program kerja ini, yaitu pendidikan tambahan agar dapat membantu siswa-siswi mencapai indikator yang telah ditentukan oleh Kemendikbudristek.

Kegiatan bimbingan dilaksanakan pada tanggal 16 dan 23 Januari untuk MI (Madrasah Ibtidaiyah), serta 17 dan 24 Januari untuk SD. Seluruh mahasiswa KKN BBK7 yang ditugaskan di Desa Kebalanpelang ikut andil dalam kegiatan mengajar. Lalu, pada pertemuan pertama (tanggal 16 dan 17 Januari) kegiatan bimbingan dilakukan di dalam kelas. Sementara itu, pada pertemuan kedua (23 dan 24 Januari) siswa-siswi MI mengikuti bimbingan di posko BBK7.

Alasan utama mengapa Matematika terpilih sebagai subjek yang harus dipelajari adalah karena ketidakmampuan siswa dalam mempelajari numerasi dibandingkan dengan pelajaran literasi.

淎nak-anak memang agak kurang di numerasi, literasinya sudah oke tapi numerasi memang masih perlu ditingkatkan, ucap kepala sekolah SDN Kebalanpelang saat pertemuan dengan guru-guru pada tanggal 9 Januari 2025.

Dari hal tersebut juga terbuktikan pada saat sesi Bimbingan di selenggarakan. Terdapat beberapa anak, terutama di kelas 4 dan 5 yang mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran, terutama perkalian dan pembagian dasar. Sehingga, materi yang telah dipersiapkan berdasarkan buku panduan yang disediakan oleh sekolah harus ditunda untuk mengulang pembelajaran konsep hitungan aritmatika dasar terhadap siswa terkait.

Selain itu, terdapat beberapa siswa-siswi di kelas 3 SD yang mengalami kesulitan dalam kemampuan membaca, di mana mereka masih mengeja setiap kata yang mereka lihat, lebih tepatnya belum mampu membaca sama sekali. Namun, uniknya, mereka mampu menulis dengan mengandalkan contoh yang telah ada.

Setelah melihat kenyataan di lapangan, para mahasiswa BBK7 memutuskan untuk memberikan pendidikan tambahan, khususnya bagi siswa-siswi dari kelas 3 SD, dengan ketentuan setiap anak diajari secara privat oleh satu orang mahasiswa. Setiap siswa yang terkait akan diberikan materi serta soal yang berbeda, berdasarkan kemampuan literasi dan numerasi masing-masing. Kegiatan ini dilakukan di luar jam sekolah, dan dilaksanakan di posko BBK7.

Sementara itu, untuk kelas 4 dan 5, baik dari SD maupun MI dipecah menjadi beberapa kelompok kecil, yang diajar oleh satu hingga dua mahasiswa.

Harapannya, dengan kelompok yang terbagi menjadi lebih kecil, baik mahasiswa sebagai pengajar maupun para anak sebagai siswa dapat memberikan materi sesuai ritme belajar setiap anak, agar lebih mudah dipelajari oleh para siswa.

Penulis : Siti Margaretz

AKSES CEPAT