n

51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Fakultas Farmasi Ikuti Kompetisi Paper di Hokkaido

paper
Dr. Maria Stefanie (tiga dari kiri) researcher Faculty of Agriculture Hokkaido University, berfoto bersama delegasi Fakultas Farmasi yang mengikuti presentasi makalah di Hokkaido, Jepang (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Lima delegasi 51动漫 dari Fakultas Farmasi mengikuti kompetisi paper yang diselenggarakan di Hokkaido, Jepang. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hokkaido. Kelima mahasiswa tersebut adalah Nurhayati Ika Novitasari, Indy Mumtaza, Fayruz Aquila, Novesia, dan Lia Fatmawati.

Forum ilmiah bernama Hokkaido Indonesian Student Association Scientific Meeting (HISAS) itu diselenggarakan pada 18-19 Maret lalu, bertempat di Hokkaido, Jepang. Tema yang diambil tahun ini adalah Indonesian Sustainable Development Goals : Change and Challenges For a Better Future.

淢ulanya kami mengikuti kompetisi ini hanya coba-coba. Kami ingin mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Namun karena batas pengiriman PKM tahun ini sudah berakhir, akhirnya kami membuat paper dan diikutkan di kompetisi HISAS, ujar Indy, salah seorang delegasi.

Ada dua judul makalah yang dipresentasikan oleh delegasi FF. Makalah dengan judul Smart Test Indicator of Toxic Heavy Metals (Hg, Cd, and Pb) Using Dithizone Reagent for Rapid Detection in Fish Samples dipresentasikan oleh Nurhayati. Sedang makalah kedua berjudul Effervescence Application of Aedes Aegypti Larvicide by Microencapsulated Lemongrass Oil as Sustainable Abate Alternative dipresentasikan oleh Fayruz.

Sebelum mempresentasikan masing-masing makalah, para delegasi diwajibkan mengikuti seminar yang disampaikan Dr.Maria Stefanie D., researcher Faculty of Agriculture Hokkaido University, dan Dr. Shuji Tamamura dari Japan Research Institute for Subsurface Environment. Usai seminar, mereka melakukan presentasi sesuai bidang makalah yang mereka ambil.

Secara keseluruhan, terdapat lima bidang kompetisi, yakni bidang kesehatan, inovasi teknologi, pertanian, lingkungan dan energi berkelanjutan, dan ilmu sosial dan humaniora.

Pada kesempatan ini, prestasi membanggakan diukir oleh Fayruz. Sebab, ia terpilih sebagai Best Presenter.

淚ni merupakan energi positif untuk UNAIR, karena prestasi ini mampu membawa nama baik UNAIR di kancah internasional dan mengukuhkan UNAIR sebagai kampus dengan riset-riset terbaik dan mampu bersaing secara global, ujar Fayruz. (*)

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT