51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa FIKKIA UNAIR Sabet Juara Pertama Gebyar Jurnalistik

Mahasiswa FIKKIA UNAIR Januar Firmansyah dengan Karya Poster Publiknya sebagai Pemenang Gebyar Jurnalistik 2023 (Foto: Dokumentasi Pribadi)

UNAIR NEWS Mahasiswa (FIKKIA) 51动漫 (UNAIR) kembali menorehkan prestasi. Januar Firmansyah, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan itu berhasil menyabet juara pertama dalam kompetisi nasional Gebyar Jurnalistik 2023.

Gebyar Jurnalistik merupakan ajang besutan Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa-Fakultas PILAR Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Lampung. Janu menyampaikan jika ada tiga cabang lomba dalam kompetisi tersebut dan ia memilih berpartisipasi dalam poster publik.

淧enyelenggaranya merupakan lembaga pers mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung. Untuk lombanya ada tiga cabang, yakni lomba poster publik, video edukasi, dan opini, ujar Janu pada tim redaksi pada Rabu (8/11/2023)

Atas pilihannya itu, nama Mahasiswa Departemen Kedokteran Hewan tersebut pekan lalu keluar sebagai pemenangnya. Capaian tersebut kini menambah daftar prestasi yang sebelumnya telah ia dapatkan.

Angkat Kebebasan Pers

Dalam Gebyar Jurnalistik 2023, tema besar yang penyelenggara angkat adalah Jurnalisme di Era Ketidakpastian Ekonomi dan Politik. Awalnya, Janu mengaku kesulitan ketika mengetahui tema tersebut. Hingga pada akhirnya ia membaca beberapa jurnal untuk menemukan hal yang akan ia bahas dalam posternya.

淪aya baca beberapa jurnal yang membahas mengenai tema tersebut. Akhirnya, saya membuat desain poster dengan topik kebebasan pers atau jurnalistik dalam negara, jelas Janu.

Janu kemudian mengurutkan topik yang ia bahas dalam posternya dengan membahas perlindungan para jurnalis dalam negara demokrasi. Pada posternya, ia juga mencantumkan perundang-undangan untuk mendukung pernyataannya.

淪aya mencantumkan Pasal 2 UU No. 40 tahun 1999. Bunyinya, Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum. hal itu saya kaitkan dengan elemen yang memang relate dengan pernyataan tersebut, ungkapnya.

Atas sejumlah prestasi yang telah ia raih, Janu menyebut satu kunci yang selalu menjadi poin perhatiannya adalah niat. Setelah ada niat sudah ada, selanjutnya adalah implementasi niat itu dalam waktu luang dan memaksimalkan waktu yang ia miliki.

淪eperti biasa, innamal a檓alu binniyat. Kalau misalnya ikut lomba apapun cari waktu luang agar bisa konsisten dalam pengerjaannya, pungkas Janu. (*)

Penulis: Muhammad Badrul Anwar

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT