n

51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa FK Juara Dua Lomba Mural Nasional

seni mural
Tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran yang meriah juara II lomba seni mural. (Foto: Dokumentasi pribadi)

UNAIR NEWS Mahasiswa Fakultas Kedokteran 51动漫 juga bisa beradu kreativitas dalam kompetisi seni. Buktinya, ketiga mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Dokter ini berhasil memenangkan kompetisi seni mural di Jakarta.

Pada bulan April lalu, ketiga mahasiswa tahun angkatan 2014 yang meraih juara II kompetisi mural tingkat nasional adalah Estya Nadya Meitavany, Emildha Dwi Agustina, serta Shabrina Noor Rachmi.

Mereka berhasil memboyong gelar juara tersebut usai mengikuti kompetisi yang diselenggarakan Liga Medika FK Universitas Indonesia di Gedung Kesenian Nyi Ageng Serang, Jakarta.

Bermula dari keisengan, ketiganya menjajal keberanian mengikuti kompetisi tersebut. Meski sama-sama belum pernah membuat lukisan mural, namun ketiganya sepakat untuk menampilkan karya mereka dan beradu dengan para kompetitor dari Universitas lain di Indonesia.

Sejak kecil, ketiganya hobi menggambar dan mewarnai. Tak jarang mereka juga mengikuti berbagai kompetisi menggambar semasa duduk di bangku sekolah TK maupun SD.

Itu artinya, mereka sudah punya modal kepercayaan diri untuk menampilkan karya mereka sendiri di depan khalayak sehingga tidak sulit bagi mereka untuk mengekspresikan buah pikirannya di atas kanvas.

Ketiganya berkolaborasi memadukan kreativitas dalam satu media kanvas, bersama menciptakan karya mural beraliran ekspresionisme.

漌aktu itu kami sepakat membuat karya yang secara implisit dapat menjelaskan tentang bahaya narkoba. Tak disangka, ternyata karya mural pertama kami ini langsung dapat juara dua, ungkap Estya.

Pengalaman pertama membuat mural membawa tantangan tersendiri bagi ketiga dara ini.

淪ebelumnya kita lebih terbiasa menggambar atau melukis pada media yang lebih sederhana. Namun berbeda ketika kami melukis mural, media lukisnya lebih besar, lebih susah, tapi lebih seru, ujar Shabrina.

Baik estya, Emildha maupun Shabrina, keikutsertaan dalam kompetisi ini mereka jadikan sebagai ajang mengekspresikan diri. Mereka lega karena punya wadah untuk menyalurkan imajinasi dan kreativitas.

Sayangnya, belum banyak komunitas yang menampung kreativitas seperti yang mereka minati.

淏elum ada komunitas mural atau seni lukis di FK UNAIR, kami berharap suatu saat nanti ada. Kalaupun UNAIR punya, kami antusias sekali ingin bergabung, kata Emildha bersemangat.

Seni Mural merupakan salah satu wujud gambar yang cukup populer sebagai media untuk untuk mengekspresikan buah pikiran maupun gagasan dalam bentuk gambar pada bidang permanen seperti tembok, dinding dan sejenisnya.

Peminat seni mural di kalangan mahasiswa, khususnya kedokteran memang tidak begitu banyak. Namun, bagi pecinta seni gambar seperti halnya Estya, Emildha maupun Shabrina, bakat dan kesenangan semacam itu perlu mendapat ruang, bila perlu difasilitasi.

Ketiganya berharap ada lebih banyak lagi kompetisi semacam ini, sehingga membuka kesempatan bagi mahasiswa kedokteran yang berjiwa seni untuk berkarya.

淪emoga karya seni kami bisa terapresiasi dan diterima masyarakat. Dan minat seni para mahasiswa dapat terfasilitasi melalui komunitas, karena sebenarnya di FK sendiri tidak sedikit lho mahasiswanya yang berjiwa seni, ungkap Emildha.

Penulis: Sefya H. Istighfarica

Editor: Defrina Sukma S

AKSES CEPAT