UNAIR NEWS Informasi yang dihimpun oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018 menerangkan bahwa 1 dari 3 anak di Indonesia berusia di bawah 5 tahun mengalami anemia. Anemia merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah dimana sel ini membantu tubuh untuk proses transportasi oksigen ke seluruh tubuh.
Anemia defisiensi zat besi merupakan penyebab anemia pada anak dengan jumlah terbanyak. Perlu diketahui bahwa zat besi merupakan faktor penting pada pertumbuhan anak. Jika anak mengalami defisiensi atau kekurangan zat besi maka akan menghambat pertumbuhan kognitif, motorik, sensorik, dan sosial. Kekebalan tubuh anak juga akan terganggu sehingga dapat menyebabkan anak mudah terserang infeksi.
Menanggapi permasalahan tersebut mahasiswa alih jenis angkatan B25 Fakultas Keperawatan (FKp) 51动漫 (UNAIR) menggelar pengabdian masyarakat dengan tema Pemenuhan Nutrisi pada Anak untuk Mencegah Anemia yang dilaksanakan Rabu (16/11/2022). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak (TK) Varuna, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya.
淜ami fokus terhadap permasalahan anemia karena salah satu penyebab terjadinya anemia pada anak karena kurangnya pemenuhan nutrisi pada anak usia prasekolah, kata Maya Yanuaria Thein selaku perwakilan panitia.
Dr Yuni Sufyanti Arief SKp MKes; Praba Diyan Rachmawati SKep Ns MKep; dan Iqlima Dwi Kurnia SKep Ns MKep yang merupakan dosen FKp UNAIR hadir mendampingi jalannya acara. Selain itu, Dra Liana Ekowati selaku ketua yayasan, orang tua murid, dan guru turut hadir.
Pada kegiatan tersebut selain pemberian edukasi, pengukuran tinggi dan berat badan untuk menentukan status gizi anak juga dilakukan. 淪etelah itu kami melakukan edukasi tentang anemia, nutrisi apa saja yang disarankan diberikan kepada anak. Kami juga menekankan kepada orang tua untuk menerapkan konsep isi piringku dan pengaturan jadwal makan, jelas Maya.
Diharapkan setelah dilakukan edukasi pengetahuan orang tua perihal pemenuhan nutrisi anak meningkat dan orang tua dapat menerapkan konsep isi piringku serta pengaturan jadwal makan dengan baik. 淪emoga anak-anak yang underweight dapat menjadi normal kembali agar terhindar dari anemia, tutupnya. (*)
Penulis: Icha Nur Imami Puspita
Editor: Binti Q. Masruroh





