UNAIR NEWS Catatan prestasi di kancah internasional kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKp) 51动漫 (UNAIR). Prestasi itu diraih dalam ajang bertajuk International Business Plan Competition 2018 yang dilaksanakan pada 25-29 Agustus 2018 di dua Negara, yaitu Malaysia dan Singapura.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara dari agenda besar International Bussines Plan Competition 2018 yang diselenggarakan oleh Edconex International dan studentbackpacker.com.
Terdapat dua acara besar dalam event itu, yakni market research dan international class. Market research berlangsung di Kuala Lumpur City Centre(KLCC) sedangkan international class diselenggarakan di Nanyang Technological University. Dalam kegiatan itu peserta berkesempatan mendapatkan kelas internasional tentang bagaimana cara membuat suatu ide bisnis dan bagaimana cara merealisasikannya.
Selain itu, peserta juga melakukan campus tour di NIE (National Institite Education) Singapore, NTU (Nanyang Technology University) Singapore, dan Universiti Malaya, Malaysia.
淧ertama, kami mengirimkan proposal rancangan bisnis dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Lalu pada hari pelaksanaan kami melakukan research market dengan terjun langsung ke lapangan di KLCC Malaysia, papar Ayu Septia Malinda mahasiswa semester 7 FKp yang menjadi delegasi UNAIR dalam ajang tersebut.
Selanjutnya, terang Ayu, ia dan tim membuat laporan hasil research market program saat itu juga. Proposalnya dinilai oleh juri yang berasal dari Indonesia dan Singapura.
Sementara itu, pemenang dinilai berdasarkan kreativitas membuat konten dengan tagar #ComparativeStudy #MarketResearch #ComparativeStudy2018 dan penilaian isi proposal bisnis.
Ajang yang diikuti sekitar 40 delegasi dari seluruh kampus di Indonesia tersebut memperebutkan 10 medali kejuaraan. Tim FKp UNAIR berhasil membawa tiga medali dengan masing-masing perolehan medali juara terbaik IV yang diraih oleh Malinda Kurnia Putri, medali juara terbaik VI yang diraih oleh Tyas Dwi Rahmadhani, dan medali juara terbaik VII yang diraih oleh Ayu Septia Malinda.
Menurut Ayu, kegiatan itu sangat bermanfaat baginya dan tim dalam memahami proses pembangunan bisnis yang terstruktur dan mampu bersaing secara kompetitif. Selain itu, program ini juga membantu untuk memahami minat pasar dan budaya negara tujuan.
淗arapan kami, semoga program seperti ini bisa terus diadakan dengan pembaharuan untuk lebih baik lagi. Selain itu semoga ilmu yang kami dapatkan bisa bermanfaat bagi kami khususnya, dan bisa kami share ke teman-teman lain pada umumnya, pungkas perempuan yang aktif sebagai Sekretaris Umum BEM FKp UNAIR itu. (*)
Penulis : Wiwik Yuni Eryanti Ningrum
Editor : Binti Q. Masruroh





