
UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 51动漫 melaksanakan kegiatan ECO-CANDLE (Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Produk Lilin Bernilai Ekonomi) pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Jubellor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Belajar Bersama Komunitas (BBK) yang bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Sebanyak 28 ibu PKK Desa Jubellor mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Program ECO-CANDLE difokuskan pada edukasi pengelolaan limbah minyak jelantah dan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ramah lingkungan. Peserta dibekali pengetahuan mengenai dampak negatif pembuangan minyak bekas secara sembarangan serta potensi ekonominya apabila diolah menjadi produk bernilai jual.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BBK 7 51动漫 menerapkan metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta diajak melakukan proses penyaringan minyak, pencampuran bahan, hingga pencetakan lilin. Pendampingan dilakukan secara intensif agar peserta dapat memahami tahapan pembuatan produk dan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri.
Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menciptakan peluang usaha berbasis rumah tangga. Kegiatan ECO-CANDLE sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi keluarga, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi keterampilan, SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan peluang usaha, SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDGs 15 (Ekosistem Daratan) melalui perlindungan lingkungan, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 51动漫 berharap program ECO-CANDLE dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Jubellor sebagai kegiatan produktif yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun perekonomian desa.
Penulis : Aziza Ulikah





