UNAIR NEWS – Ariel Syalia Prananda, mahasiswa komunikasi angkatan tahun 2020, membagikan pengalaman magang selama 4 bulan di kantor . Ia mengambil kesempatan magang tersebut ketika masih aktif menjalani kegiatan sebagai mahasiswa semester 7.
Selain magang, Ariel juga aktif sebagai asisten dosen di dan sedang menjalani proses penyusunan skripsi.
淎ku ambil magang di atau Pusat Informasi PBB di Jakarta. UNIC itu semacam agensi dibawah PBB Indonesia yang bergerak di bidang komunikasi. Tujuan dari magang di UNIC adalah untuk berkontribusi menginformasikan kegiatan yang PBB pada masyarakat, jelas Ariel (4/1/2024).
Seleksi Saat KKN
Ariel memaparkan bahwa prosesnya dalam mendapatkan posisi sebagai public information intern sebenarnya sama seperti proses magang pada umumnya, tetapi yang membuat terasa istimewa adalah ia menjalani seleksi saat menjalani masa Kuliah Kerja Nyata (KKN).
淢enariknya aku melalui proses seleksi dan wawancara itu waktu masih KKN. Aku sudah nggak berekspektasi apa-apa karena aku menjalani wawancara di desa dengan sinyal yang terbatas. Walau begitu, bersyukur bisa lolos dan dapat kesempatan magang, ujar Ariel.

Ariel mengungkapkan bahwa sejak awal ia memang berminat untuk magang di bawah sistem PBB karena tertarik dengan isu kemanusiaan. 淎ku merasa tertarik untuk bekerja di PBB karena apa yang dilakukan oleh PBB bisa memberikan dampak pada banyak orang. Selain itu, PBB adalah tempat yang tepat bagi aku pribadi untuk menyalurkan minat dan cita-citaku selama ini, tutur Ariel
Sarana Implementasi Teori
Menurut Ariel, magang merupakan saat untuk mengimplementasikan teori selama berkuliah. Banyak pengalaman berharga, sambung Ariel, salah satunya adalah bisa belajar langsung dari para profesional.
淪ebagai satu-satunya intern di kantor, aku merasa harus lebih berbaur dengan karyawan yang memiliki perbedaan usia dan budaya yang berbeda. Ditambah dengan lingkungan kerja PBB yang bertaraf internasional jadi aku berupaya menyesuaikan diri dengan orang-orang dari berbagai negara yang bekerja di sana, papar Ariel.
Ariel juga mengungkapkan bahwa merasa beruntung sekaligus tertantang karena saat ia bergabung, PBB sedang melaksanakan beberapa agenda penting. Dengan adanya agenda tersebut, lanjut Ariel, menjadi pelajaran dan kenangan tersendiri yang bermanfaat pada karir di masa depan.
淗al menantang dari magang ini salah satunya adalah aku bergabung ketika kantor PBB sedang banyak agenda penting seperti KTT ASEAN, konflik Palestina-Israel, masuknya pengungsi Rohingnya, dan acara UNESCO x Seventeen. Melalui magang ini, aku menjadi belajar lebih bertoleransi, mendapat banyak masukan dari orang-orang yang lebih profesional, dan menjadi tahu gambaran karir kalau ingin bekerja pada bidang ini, pungkas Ariel.
Penulis: Adinda Aulia Pratiwi
Editor: Nuri Hermawan





