UNAIR NEWS – Mahasiswa gelar pengabdian masyarakat ulas literasi mitigasi bencana untuk masyarakat Desa Ngadas, , . Kegiatan tersebut terlaksana pada Sabtu (4/11/2023), dalam rangka Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk mata kuliah Komunikasi dan Modernitas.
Terdapat 20 kelompok mahasiswa komunikasi yang melakukan kegiatan penelitian sekaligus pengabdian masyarakat selama 4 hari di daerah Kabupaten Probolinggo. Salah satu dari 20 kelompok tersebut adalah kelompok 4 yang mengangkat tema terkait meningkatkan literasi digital untuk mitigasi bencana pada Desa Ngadas.
Pemanfaatan Literasi Digital
Diyan Nabilah, perwakilan dari kelompok tersebut menyatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat itu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Utamanya pada masyarakat Desa Ngadas.
淧embekalan materi yang kami lakukan berupa membagikan pamflet yang berisi infografis kejadian bencana. Selain itu juga pengertian definisi literasi digital dan mitigasi bencana, serta langkah-langkah upaya tindakan mitigasi bencana, ungkapnya.
Bersumber pada hasil Rekap Data Kejadian Bencana , lanjutnya, terdapat 80 kejadian bencana periode 1 Januari hingga 31 Agustus 2023. Selanjutnya, ia menambahkan bahwa dari 80 kejadian tersebut, 17 kejadian terjadi pada Kecamatan Sukapura.
淗al tersebut menjadi perhatian dan fokus penelitian kami. Mengingat angka kejadian bencana di Kecamatan Sukapura ini menjadi yang tertinggi di antara kecamatan lainnya di Kabupaten Probolinggo. Penting bagi kami untuk memberikan sosialisasi guna mengurangi risiko bencana yang ada. Tentu hal itu dengan pertimbangan beberapa aspek, seperti aspek keberlanjutan dan partisipasi dari semua elemen masyarakat yang ada, jelasnya.
Menghadapi Tantangan di Lapangan
Selanjutnya, ia menceritakan terkait proses eksekusi sosialisasi pada hari tersebut. Kelompok 4, sambungnya, sempat mengalami kendala karena cuaca hari itu sedang hujan deras sehingga terjadi kemoloran jadwal dari yang seharusnya.
淜endala terjadi ketika hari itu cuaca sedang hujan sehingga sosialisasi ke Balai Desa harus mundur dari jadwal. Namun, beberapa jam kemudian warga tetap antusias untuk datang mengikuti sosialisasi kami. Kami sangat berterima kasih karena acara sosialisasi tetap bisa berjalan dengan lancar, jelas Diyan.
Tidak hanya warga, sambungnya, pada saat itu juga hadir Ketua RT dan tetua desa yang turut meramaikan kegiatan sosialisasi dari mahasiswa komunikasi itu. 淜ami cukup senang karena selain bisa memberikan edukasi kepada masyarakat, kami juga bisa mengenal lebih jauh karakter dari masyarakat Desa Ngadas. Kami juga berbaur dengan budaya mereka selama melakukan penelitian di desa ini, pungkasnya.
Penulis: Adinda Aulia Pratiwi
Editor: Nuri Hermawan





