UNAIR NEWS – Dalam rangka memperjuangkan hak-hak untuk hidup sehat, Divisi Sport Art Society (SAS) Banyuwangi Public Health Assosiation (B-PHA) 51动漫 2017 kembali mengadakan aksi Sosialisasi Serentak (Soser) yang ke-3, belum lama ini.
Dihubungi UNAIR NEWSRabu (24/5), Meidyas Anggraeni, Koordinator Divisi SAS B-PHA UNAIR 2017, menjelaskan, aksi Soser ketiga itu dilaksanakan pada Minggu (14/5) lalu. Dalam penyelenggaraan yang ketiga kalinya ini, dikatakan acaranya lebih gencar.
Pasalnya, mahasiswa tidak hanya mengajak masyarakat untuk melakukan longmarch dari Taman Sritanjung, Pasar Blambangan, hingga Taman Blambangan, tetapi juga mulai melibatkan siswa-siswa SMA untuk ikut melanjutkan perjuangan dari Soser sebelumnya yang terkait dengan kebijakan KTR (Kawasan Tanpa asap Rokok) dan KTM (Kawasan Terbatas Merokok) di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
漇oser yang ketiga itu kami adakan selama dua hari. Pada hari pertama kami isi sosialisasi ke sekolah-sekolah, kemudian esok harinya bersama-sama mengajak masyarakat dan perwakilan siswa dari SMA yang kami kunjungi untuk mengikuti longmarch serta menandatangani petisi, kata Meidyas Dwi Anggraeni.
Dijelaskan Meidyas, dalam Soser ketiga ini ada beberapa SMA yang dikunjungi, antara lain SMA Negeri 1 Glagah, SMAN Gajah Mada, SMA 17 Agustus 1945, SMK 17 Agustus 1945, SMA Sritanjung, SMKN PGRI 1 Giri, SMKN 1 Glagah, dan beberapa sekolah lainnya.

Sedangkan pada esoknya, hari yang kedua, panitianya dibagi dalam beberapa tim kecil untuk memberikan sosialiasi terkait bahaya merokok ke beberapa SMA terpilih. Mengapa memilih SMA? Kata Meidyas, karena remaja saat ini sudah banyak yang merokok, mereka perlu dilibatkan untuk melakukan penanggulangan melalui kader teman sebaya.
Harapannya, dengan penandatanganan petisi KTR dan KTM ini, nantinya dapat menjadi salah satu bukti penguat dalam proses advokasi kepada pemerintah setempat. Semakin banyak yang terlibat maka akan semakin besar harapan kami agar pemerintah setempat menyetujui pengadaan KTR dan KTM di kawasan Kabupaten Banyuwangi. (*)
Penulis: Siti Mufaidah
Editor: Bambang Bes





