UNAIR NEWS Tingginya angka diabetes di Indonesia, sepuluh mahasiswa 51动漫 (UNAIR) terjun langsung kepada masyarakat lakukan program tekan angka diabetes. Mereka menggelar sosialisasi Pencegahan Diabetes Melitus di Balai Desa Dooro pada Minggu siang (29/1/2023).
Penanggung Jawab Kegiatan Yola Frenanda Putri mengungkapkan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait diabetes melitus. Terutama cara pengendaliannya.
Mahasiswa Keperawatan UNAIR Enka Sabbita Haqqi yang menjadi pemateri dalam sosialisasi tersebut. Ia menjelaskan, diabetes melitus merupakan penyakit kronis berupa gangguan metabolik. Tandanya, kadar gula darah melebihi batas normal. Pengidap akan mengalami penurunan berat badan secara drastis dan mati rasa pada kulit.
淧andangan menjadi kabur serta iritasi genital merupakan gejala yang timbul setelahnya, ujarnya.
Enka melanjutkan, faktor penyebab diabetes adalah genetik atau keturunan. Namun, genetik bukanlah satu-satunya faktor. Diabetes melitus erat kaitannya dengan hipertensi dan obesitas.
淧ola hidup tidak sehat serta kurangnya aktivitas fisik juga merupakan faktor pendukung terdiaknosisnya penyakit ini, katanya.

Masyarakat dapat mencegah penyakit tersebut dengan mengatur diet seimbang. Termasuk dengan mengonsumsi makanan bergizi.
Selain itu, perlu pula melakukan aktivitas fisik 3-5 kali dalam seminggu selama 30 menit. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari obesitas serta mengurangi kadar gula darah dalam tubuh.
淓dukasi dengan tujuan promosi hidup sehat, perlu selalu dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan, ujarnya.
Sementara itu, pada akhir, Yola mengungkapkan bahwa sosialisasi itu merupakan bagian dari penataan proses penyembuhan dan pencegahan masyarakat yang rentan terkena penyakit diabetes melitus. Selain sosialisasi pencegahan, warga desa berlajar melakukan terapi kaki pencegah penyakit diabetes.
Yola juga berharap program tersebut mampu memberikan manfaat yang signifikan kepada masyarakat. Khususnya sebagai upaya pencegahan dini dan mengurangi angka kasus diabetes di Desa Dooro.
Penulis: Azka Fauziya
Editor: Feri Fenoria





