51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa UNAIR Berikan Penyuluhan Hipertensi dengan Teknik Akupresur dan Ramuan Herbal Tradisional

Foto bersama warga Desa Margorukun usai pelaksanaan penyuluhan pada Jum檃t (17/6/2022).

UNAIR NEWS – Problem Based Learning (PBL) merupakan mata kuliah yang berfokus pada studi kasus yang menuntaskan kompetensi bidang keterampilan dan ramuan berdasarkan pengobatan tradisional untuk mengatasi gangguan masalah kesehatan secara tradisional. PBL ini menuntut mahasiswa untuk terjun langsung dalam kegiatan masyarakat dengan menghasilkan suatu produk.

Mengenai hal tersebut, sepuluh mahasiswa D4 Prodi Pengobatan Tradisional Fakultas Vokasi UNAIR menggelar penyuluhan hipertensi pada warga Margorukun Gundih, Bubutan. Agenda ini digelar guna peningkatan kesehatan hidup masyarakat serta peningkatan kompetensi mahasiswa perihal pengaplikasian studi yang dipelajari.

Alif Daffa Vivaldi Setiawan selaku ketua tim menyebutkan bahwa agenda ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Agenda diawali dengan penyuluhan berupa presentasi mengenai materi akupresur oleh Maya Septriana SSi Apt MSi selaku akupunturist sekaligus KPS Prodi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional.

Maya mengatakan, akupresur merupakan cara perawatan kesehatan tradisional yang dilakukan melalui penekanan di permukaan tubuh pada titik-titik akupunktur. Penekanan di sini dapat dilakukan dengan menggunakan jari atau alat bantu yang berujung tumpul dengan tujuan untuk perawatan kesehatan.

淧enekanan bisa dilakukan sebanyak 30 kali hitungan sampai terasa ngilu, serta dilakukan selama 1-2 kali sehari, jelasnya.

Foto bersama warga Desa Margorukun usai pelaksanaan penyuluhan pada Jum檃t (17/6/2022).

Terdapat beberapa kondisi yang tidak dianjurkan dilakukan akupresur, salah satunya yaitu keadaan ibu hamil. Terdapat beberapa area dan titik yang tidak boleh dipijat ketika akrupresur dilakukan, antara lain pinggang bagian bawah, perut bagian bawah, punggung tangan dan bahu.

淗al tersebut sangat berbahaya bagi janin, serta dapat merangsang kontraksi pada ibu hamil, lanjutnya.

Materi kedua dengan topik herbal dibawakan oleh Rini Hamsidi SFarm MFarm Apt MSi dosen Farmasi Herbal UNAIR. Penjelasan Rini diselaraskan dengan limpahan herbal yang terdapat di daerah Margorukun, termasuk kunyit, timun, dan pandan. 淜etiga tanaman ini berguna untuk mengatasi hipertensi berlebih, ungkapnya.

Melimpahnya tanaman herbal yang terdapat pada kawasan Margorukun ini mendorong Alif dan tim untuk mencanangkan materi herbal yang dibawakan oleh Rini. Pasalnya, ketika materi berlangsung, warga terlihat sangat antusias dengan pemaparan yang diberikan. Mengingat, herbal yang terdapat di daerah tersebut belum dimanfaatkan dengan baik karena minimnya pengetahuan warga mengenai hipertensi.

Selanjutnya, kegiatan PBL berlanjut dengan pengecekan tensi darah masyarakat dengan metode door to door seminggu sekali selama tiga bulan. Hal tersebut memberikan manfaat berlebih, baik kepada masyarakat maupun mahasiswa yang menerapkan pengaplikasian materi yang diberikan.

淒engan dilaksanakannya kegiatan ini, semoga dapat memberikan wawasan kepada warga daerah Margorukun untuk memiliki pengetahuan lebih lanjut mengenai hipertensi, baik dari sudut pandang konvensional maupun pengobatan tradisional. Serta, lebih paham mengenai herbal dan metode efektif seperti apa yang dapat diterapkan dalam mengatasi hipertensi, ungkap Alif mengakhiri. (*)

Penulis : Azka Fauziya

Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT