UNAIR NEWS – SDN 13 Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adil dan merata melalui penyelenggaraan program pendidikan khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang dikenal dengan kelas sumber. Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menerapkan pendidikan inklusif, sehingga setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.
Kelas sumber merupakan program pendidikan khusus yang diberikan kepada siswa berkebutuhan khusus dengan pendampingan guru yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan inklusif. Melalui kelas ini, siswa mendapatkan pembelajaran tambahan dan penyesuaian metode belajar yang tidak selalu dapat diperoleh di kelas reguler. Dengan demikian, kebutuhan belajar anak dapat terpenuhi secara lebih optimal tanpa harus terpisah sepenuhnya dari lingkungan sekolah umum.
Kepala sekolah SDN 13 Gresik, Sri Endrina S.Pd, menjelaskan bahwa keberadaan kelas sumber sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang siswa berkebutuhan khusus, baik dari segi akademik maupun sosial. Dengan adanya kelas sumber tujuannya sebagai bentuk tanggung jawab sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai bagi setiap anak. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus tetap merasa diterima, didampingi, dan mampu berkembang sesuai kemampuan mereka, sehingga mereka akan diterima dimasyarakat ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap saling menghargai dan empati di lingkungan sekolah. Interaksi antara siswa berkebutuhan khusus dengan siswa reguler diharapkan dapat menciptakan iklim sekolah yang inklusif dan ramah anak. Pendidikan bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Dengan pendidikan inklusif, anak-anak belajar untuk menghargai perbedaan sejak dini, tambahnya. Pelaksanaan kelas sumber di SDN 13 Gresik didukung oleh kerja sama antara sekolah, orang tua, serta tenaga pendidik.
Keberadaan kelas sumber mendapat respons positif dari orang tua siswa. Mereka menilai program ini mampu memberikan perhatian lebih kepada anak-anak berkebutuhan khusus tanpa harus memisahkan mereka dari lingkungan sosial sekolah. Hal ini juga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi orang tua terhadap layanan pendidikan yang diberikan sekolah.
Melalui program kelas sumber, SDN 13 gresik berharap dapat menjadi contoh penerapan pendidikan inklusif di tingkat sekolah dasar. Sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari segi sarana prasarana maupun kompetensi tenaga pendidik, demi terwujudnya pendidikan yang ramah, setara, dan berkeadilan bagi seluruh siswa.





