UNAIR NEWS – Perkembangan yang baik bagi manusia dimulai sejak di dalam kandungan ibu. Selama masa kehamilan, ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi agar janin memperoleh nutrisi yang cukup. Pemenuhan gizi yang baik berperan penting dalam mencegah stunting, yaitu gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Dengan demikian, diperlukan adanya upaya pencegahan stunting sejak bayi masih berada dalam kandungan.
Mahasiswa 51动漫 (UNAIR) turut menunjukkan kepedulian terhadap pencegahan stunting dalam program KKN-BBK 7 (Belajar Bersama Komunitas). Bertempat di Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, mahasiswa UNAIR menghadirkan inovasi pangan berupa dimsum berbahan dasar ikan lele. Sajian ini diberikan kepada ibu hamil dalam dalam kegiatan rutin pemeriksaan kesehatan yang berlangsung pada Selasa (20/1/2026).
Mengapa ikan lele?
Salah satu mahasiswa program studi Teknologi Hasil Pangan yang tergabung dalam program KKN-BBK 7, Adya Hanum Shalsabila, mengungkapkan bahwa ikan lele tidak dapat dipandang sebelah mata. 淢eskipun harga ikan lele relatif terjangkau, kandungan gizi dan protein di dalamnya cukup tinggi. Melalui protein yang terkandung di dalamnya, ikan lele dapat membantu perkembangan bagi janin serta mencegah anemia pada ibu hamil, ujarnya.
Penyajian dimsum ikan lele tersebut mendapat respons positif dari pada ibu hamil maupun pihak penyelenggara kegiatan pemeriksaan kesehatan. Salah satu penyelenggara, Ibu Yayuk, turut mengapresiasi inovasi yang dibawakan mahasiswa UNAIR. 淪osialisasi mengenai dimsum berbahan dasar ikan lele ini memberikan wawasan baru. Selama ini, ikan lele lebih dikenal sebagai menu ikan lele goreng, padahal dapat diolah menjadi berbagai hidangan lain yang tidak kalah lezat. Selain itu, dimsum saat ini juga cukup diminati masyarakat, sehingga isian tidak hanya terbatas pada daging ayam, tetapi juga dapat menggunakan ikan lele yang memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, ungkap Bu Yayuk.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UNAIR menunjukkan peran aktif dalam mendukung upaya pencegahan stunting pada generasi muda Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan, serta SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan.
Penulis: BBK 7 Desa Trawas





