UNAIR NEWS – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 4 Tahun 2024 kembali dilaksanakan mulai dari Selasa (02/07/2024) hingga Sabtu (27/07/2024). KKN BBK bertujuan sebagai kontribusi nyata mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program kerja. Kelompok KKN BBK tersebut terdiri dari 10 anggota yang berasal dari berbagai fakultas di UNAIR, beberapa di antaranya merupakan mahasiswa .
Soraya Amalia Putri, mahasiswi program studi merupakan salah satu anggota dari kelompok KKN BBK 4 di Desa Betiting. Soraya mengungkapkan bahwa salah satu program kerja unggulan kelompok KKN Desa Betiting adalah workshop bunga kawat.
Program kerja ini dipilih karena melihat peluang pemberdayaan masyarakat terutama dalam bidang ekonomi. Workshop bunga kawat ini pun ditujukan kepada masyarakat Desa Betiting terutama kepada ibu-ibu PKK serta kader di desa tersebut.
淛adi kita memberi demonstrasi dan belajar bersama proses pembuatan bunga kawat. Tujuannya sendiri biar ibu-ibu disini bisa mengembangkan ekonomi lokalnya sendiri. Kita berusaha memberikan skill kepada para ibu-ibu supaya menjadi inovasi yang semakin berkembang dan berpotensi dalam memberikan pekerjaan yang layak, utamanya dalam meningkatkan ekonomi lokalnya sendiri, ungkap Soraya.
Soraya juga mengakui bahwa pelaksanaan program kerja workshop bunga kawat di Desa Betiting berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan masyarakat sangat kooperatif dan antusias mengikuti workshop bunga kawat bersama mahasiswa KKN BBK.
Lebih lanjut, ia memberikan penjelasan terkait tujuan dan capaian yang diharapkan pada pelaksanaan program kerja tersebut. 淐apaian program kerja ini adalah bagaimana kita ingin memberikan wawasan atau skill baru terhadap ibu ibu kader atau PKK. Kami berupaya memberikan skill baru dengan harapan ibu-ibu di Desa Betiting mampu mengembangkannya dan bahkan bisa memunculkan potensi untuk dilanjutkan menjadi UMKM. Orientasinya bisa berguna bagi ekonomi baik dalam keluarga sendiri ataupun komunitas masyarakat, jelasnya.
Penulis: FISIP UNAIR
Editor: Khefti Al Mawalia





