UNAIR NEWS – Pembentukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah menjadi salah satu orientasi BBK 7 Kebalandono yang sejalan dengan SDGs 3 dan 4. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi cuci tangan bertajuk Tanganku Hebat, Badanku Sehat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 51 yang bertempat di SDN Kebalandono, Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak sekolah tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa BBK 7 Kebalandono, siswa kelas 1-3 SDN Kebalandono, dan guru pengampu. Edukasi dilakukan secara interaktif melalui penjelasan sederhana yang didukung dengan eksperimen Apa yang terjadi jika tidak mencuci tangan dengan sabun?. Eksperimen tersebut menggunakan media berupa: air bersih, piring dengan gambaran tangan di tengahnya, bedak tabur yang merepresentasikan kuman atau bakteri, dan cotton buds berisi sabun. Hasil eksperimen ini menjelaskan bahwa jika kita mencuci tangan hanya dengan air bersih, kuman tetap menempel pada tangan.
Selanjutnya, siswa mempraktikkan secara langsung enam langkah mencuci tangan yang optimal, mulai dari membasahi tangan, menggosok tangan dengan sabun, serta membilas tangan hingga bersih. Diiringi lagu anak-anak yang mudah dipahami dan diingat, siswa dengan antusias mengikuti rangkaian acara ini. Untuk memeriahkan acara, mahasiswa BBK 7 juga memberikan apresiasi bagi siswa yang berani mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan di depan siswa-siswa lain.
Kepala SDN Kebalandono, Kasiani, merespons dengan baik program yang dilaksanakan oleh mahasiswa BBK 7. Program tersebut membantu kami dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan di SDN Kebalandono. Program ini juga akan kami tindak lanjuti ke depannya karena dinilai sangat baik dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di sekolah. Harapan saya, semoga apa yang telah diberikan oleh kakak-kakak dari 51 dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan pembiasaan bagi anak-anak, karena sangat positif dan mendukung program pendidikan di lembaga ini.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3, yaitu Good Health and Well-Being, dengan meningkatkan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak-anak sebagai promotif dan preventif kesehatan. Selain itu juga kegiatan ini juga berkontribusi dalam SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas melalui pembelajaran berbasis praktik.
Penulis: M. Rifqi Arif, Devina Yosefin





