UNAIR NEWS Penuhi undangan Brigade Infanteri 2 Marinir Batalyon Infanteri 5 Marinir, mahasiswa UNAIR bersama dengan jajaran TNI Angkatan Laut, UKM Wanala UNAIR, Universitas Bhayangkara, SMAN 19 Surabaya, Saka Bahari, SMA Hang Tuah Surabaya, dan nelayan untuk turut berkontribusi dalam Program Laut Bersih (PROLASIH). Kegiatan itu berlangsung di Surabaya View Point Kelurahan Kedung Cowek pada Rabu (07/08/2022).
淭ahun ini pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh Indonesia, jelas Mayor Rachmad S.
Mengusung gerakan nasional laut bersih dengan membangun kejayaan maritim untuk pulih lebih cepat bangkit lebih kuat, Jenderal Suherlan menegaskan melalui pidatonya, bahwa kebersihan dan kehidupan laut merupakan tanggung jawab bersama.
Pembuatan Palang dan Bersih Pantai
Dalam serangkaian acara tersebut, seluruh jajaran TNI bersama mahasiswa mengumpulkan sampah di sekitar pantai.
淣ah iya untuk sampah yang sudah dikumpulkan ini, kita bekerja sama dengan provinsi melalui Dinas Lingkungan hidup untuk memilah sampah organic dan non-organik sehingga dapat kita olah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, jelas mayor Rachmad S.
Beberapa tim juga disebar untuk memasang papan palang peringatan kebersihan lingkungan pantai.
Pembagian Sembako
Atas hasil kerja sama pihak panitia dengan berbagai perusahaan, program laut bersih ini juga diharapkan dapat membantu ekonomi warga pesisir pantai melalui pembagian sembako.
淪eperti halnya tujuan kita agar pulih lebih cepat bangkit lebih kuat, jadi sudah selayaknya kita juga membantu warga pesisir pantai ini untuk kebutuhan pokok mereka, terang Jenderal Suherlan.
Menanggapi pertanyaan bantuan lain seperti halnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), Jenderal Suherlan menegaskan bahwa sementara ini tim TNI hanya memberikan bantuan bantuan hidup pokok berupa sembako. Menurutnya itu yang lebih diperlukan oleh masyarakat pesisir pantai.
Penulis: Rosita
Editor: Nuri Hermawan





