UNAIR NEWS ” Mahasiswa Destinasi Pariwisata 51¶¯Âþ (UNAIR) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Destinasi Pariwisata (HIMAPAR) UNAIR menghadiri Jagong Lintas Komunitas bersama Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata Zita Anjani dan Surabaya Creative Network di Suara Surabaya Center pada Sabtu (28/2/2026). Forum lintas sektor ini menjadi ruang dialog kolaboratif antara pemangku kebijakan, komunitas kreatif, dan generasi muda dalam membahas arah penguatan pariwisata Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
Kegiatan Jagong Lintas Komunitas yang mengusung tema Together, We Unlock Indonesia ini bukan hanya sekadar forum diskusi biasa. Di sela acara, utusan khusus presiden bidang pariwisata memperkenalkan program besar bernama Unlock Indonesia, sebuah gerakan untuk mengenal dan mengangkat potensi wisata tanah air melalui keterlibatan generasi muda secara langsung, terutama melalui media sosial dan kegiatan kreatif mereka. Program ini dirancang untuk membangkitkan rasa cinta tanah air dan mendorong anak muda agar lebih mengenal passion serta interest mereka saat berwisata dan berkarya di Indonesia.
Menurut Zita Anjani, Unlock Indonesia bukan hanya sekadar program formal, melainkan ajakan bagi generasi Z dan Alpha untuk mengeksplorasi keindahan alam, budaya, serta tradisi Indonesia sambil memperluas jejaring pengalaman mereka. Ia mendorong generasi muda untuk mengunggah konten kreatif seperti foto, video, dan karya digital terkait pengalaman mereka selama berwisata, lalu di-collab bersama program tersebut untuk mendukung promosi pariwisata nasional.
Bagi mahasiswa vokasi UNAIR, forum ini memberikan pengalaman langka untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan kebijakan sektor pariwisata nasional. Mereka tidak hanya menyimak paparan program, tetapi juga didorong untuk berpikir kritis dan inovatif mengenai cara kontribusi mereka dalam pembangunan pariwisata. Kehadiran mereka menunjukan bahwa mahasiswa bukan hanya objek pendidikan, melainkan mitra strategis dalam dialog kebijakan publik.
Lobi Kesempatan Magang di UKP Pariwisata
Dalam kesempatan yang sama, HIMAPAR UNAIR juga melakukan langkah strategis dengan melobi dan menjajaki peluang kerja sama terkait program magang mahasiswa di lingkungan UKP Pariwisata. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan praktik kebijakan secara langsung di tingkat nasional. Dengan program magang, mahasiswa diharapkan bisa memahami lebih dalam proses perumusan, koordinasi, serta implementasi strategi pembangunan pariwisata Indonesia di ranah kebijakan publik.
Magang di tingkat UKP Pariwisata akan memberikan pengalaman nyata mengenai sinergi antara kebijakan pemerintah, pemangku destinasi, dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata. Hal ini sangat relevan bagi mahasiswa vokasi yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia profesional, terutama dalam bidang pariwisata, perencanaan destinasi, dan pengembangan ekowisata.
Peran Mahasiswa dalam Kolaborasi Kebijakan
Delegasi HIMAPAR UNAIR yang hadir di forum ini terdiri dari Alyka Kanz Atheyya, Adiyan Jatmiko, Bunga Hanum, Selda Ismanaya, Nurmala Farah Azzahra, Alif Maulana, Syarifuddin Hidayatullah, Neerzara Syarifah Alfaridzi, Ilmi Umiyatul Awaliyah, dan Yashinta Dini Sugianto. Kehadiran mereka menegaskan komitmen kolektif mahasiswa Destinasi Pariwisata UNAIR untuk aktif terlibat dalam ruang dialog kebijakan nasional.
Forum ini sekaligus menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan komunikasi publik, serta memperluas jejaring antar mahasiswa, pemangku kebijakan, dan pelaku industri kreatif. Dengan semangat kolaborasi, mahasiswa vokasi UNAIR menunjukkan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di era globalisasi. Melalui partisipasi aktif dalam Jagong Lintas Komunitas serta penjajakan peluang magang di UKP Pariwisata, HIMAPAR UNAIR menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam pembangunan pariwisata nasional. Kolaborasi yang terbangun di forum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kontribusi yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang, khususnya dalam upaya memperkenalkan potensi wisata Indonesia kepada dunia internasional.
Penulis: Adiyan Jatmiko





