51动漫

51动漫 Official Website

Manfaatkan Limbah Kertas dan Jagung, Tim FEB Juarai Young Entrepreneur Week

Tiga mahasiswi mengenakan almamater universitas dan jilbab hitam membawa poster kemenangan
Tim SmartSquad menjuarai Young Entrepreneur Week 2025 pada Sabtu (27/9/2025) (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa (FEB) 51动漫 (UNAIR) raih Juara I Business Plan Competition dalan Young Entrepreneur Week (YEW) 2025. Kompetisi tersebut terselenggara pada Jumat-sabtu (26-27/9/2025) di Gedung FEB Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Tiga mahasiswa FEB yang tergabung dalam tim Smart Squad tersebut antara lain adalah Ellena Sasmita Prananta, Nayla Nafi Andini Nur Hendrianto, dan Ikrimatus Sa’idah. Mereka mengusung ide yang mendukung sustainability dengan nama produk CornCycle.

CornCycle, merupakan produk reusable eco protection yang terbuat dari limbah kertas dan jagung yang gagal panen. Produk tersebut menawarkan alternatif pengganti bubble wrap yang terbuat dari bahan sekali pakai. CornCycle bukan sekadar ide produk, namun juga bentuk respons terhadap distribusi berkelanjutan di era digital.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 51动漫 (UNAIR) raih Juara I Business Plan Competition dalan Young Entrepreneur Week (YEW)
Tim SmartSquad bersama para finalis Young Entrepreneur Week 2025 pada Sabtu (27/9/2025) (Foto: Istimewa)

Ellena, selaku ketua tim, menyatakan hal yang melatarbelakangi terciptanya ide CornCycle adalah tingginya penjualan secara daring. Penggunaan teknologi dalam melakukan kegiatan konsumsi melalui e-commerce tidak hanya memberi dampak positif berupa kemudahan, namun juga dampak negatif sebagai penyumbang sampah plastik. Hal ini karena sebagian besar menggunakan bubble wrap sebagai pelindung dalam kemasan saat proses pengiriman.

淐ornCycle bisa digunakan berulang hingga tiga sampai lima kali tergantung preferensi pemakaian konsumen. Jika masa pakainya sudah habis, bisa dibuang dan langsung melebur dengan tanah tanpa menimbulkan pencemaran atau mikroplastik, tuturnya.

Selanjutnya, Ellena menyampaikan lebih banyak mendapat ilmu baru dari mengikuti kompetisi ini. Khususnya dalam pengembangan ide. 淒ewan juri juga memberikan beberapa insight baru untuk mengembangkan ide ini dan bisa diimplementasikan untuk mengatasi dampak negatif atau sisi lain dari e-commerce, ujarnya.

淢engikuti seluruh rangkaian acara tersebut membuat kita semakin terinspirasi dan semangat untuk terus mengembangkan ide bisnis yang bukan hanya profit tetapi juga bisa berdampak baik bagi lingkungan, tambahnya.

Tim SmartSquad menghadapi tantangan dalam menciptakan prototipe yang sesuai dengan rancangan mock-up. Hal ini karena keterbatasan sumber daya, sehingga tidak memungkinkan untuk disajikan dalam penilaian final kompetisi. Namun, hal tersebut bukanlah malah berarti, mereka tetap berhasil mendapat nilai yang terbaik. 

Kunci kemenangan tidak lepas dari peran kerja sama tim yang baik. Mulai dari penyusunan Business Model Canvas (BMC), proposal, dan penyajian presentasi yang menarik. 淧enyajian PPT (Power Point, red) yang komprehensif mulai dari pengidentifikasian masalah, peluang, analisis pestel, strategi marketing, analisis kompetitor, proyeksi keberlanjutan, hingga proyeksi keuangan yang memiliki data yang jelas, pungkas Ellen.

Penulis: Uswatun Khasanah 

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT