Langit berpigmen kelabu
Senja meremang pukul 17.00
Pada tempias hujan 19 Juni
Menyingkap inayat turun dari kaki langit
Bergerincing bersama hujan
Lalu lalang manusia buta berselumu
Seolah tak kasat mata
Inayat bersembunyi di balik Pohon Kerendang
Persembunyian tak beremisi
Pancarannya terbentur dinding batang Kerendang
Sungguh malang nian nasib manusia itu!
Hatinya berdiam tak terketuk
Dasar para manusia berkarpus kaku
Penulis: Tunjung Senja





