UNAIR NEWS Di era globalisasi, perubahan cara pikir konvensional menjadi modern merupakan hal patut diusahakan. Tidak terkecuali perkara digitalisasi, cepat atau lambat, perubahan interaksi manusia melewati platform teknologi digital akan terlaksana. Melihat hal tersebut, dalam dunia digital, membuat branding dalam sebuah karya merupakan hal utama.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Ekonomi Islam (EKIS) (UNAIR), Fawwaz Hammada, saat membuka acara Tutorial Design (TURDES). Kegiatan yang diampu oleh HIMA EKIS UNAIR tersebut membawa tema 淧entingnya Desain Grafis dalam Branding Online Shop. Acara tersebut mengundang seorang Graphic Designer, Faidol Murabok, sebagai pemateri yang digelar melalui media temu daring, Zoom, pada Sabtu (13/6).
淗arapannya dengan diadakannya tutorial design pada tahun ini bisa menambah wawasan dari para peserta baik desain maupun branding untuk online shop, ungkap Fawwaz
Komunikasi Visual
Dalam paparannya, Faidol mengatakan bahwa desain grafis merupakan alat komunikasi sebagaimana yang selama ini kita lakukan, namun, hal tersebut disampaikan dalam bentuk visual. Menurutnya, pada dasarnya, manusia akan lebih mudah dan lebih suka menangkap informasi yang bersifat visual bukan teks. Oleh karena itu, tidak jarang, hari ini, Instagram dan TikTok memiliki banyak pengguna.
淜ita tak jarang menemukan desain yang sebenarnya tidak komunikatif, hanya sebuah gambar yang ditumpuk-tumpuk oleh warna. Sehingga pesan tidak tersampaikan, ujar Faidol
Design di Era Digital
Pada Era digital, kemampuan desain menjadi skill yang paling banyak dibutuhkan, hal tersebut, menurutnya, Graphic Designer merupakan pekerjaan yang sangat cair. Mereka bisa bekerja di berbagai sektor, tidak hanya di industri kreatif, namun bisa menjalar ke lingkungan sosial, politik, ekonomi, dan sebagainya.
淪etiap UMKM yang dibentuk, setiap perusahaan yang baru didirikan, setiap partai yang baru dibuat, pasti membutuhkan seorang Graphic Designer, tambahnya
Selain itu, seorang Graphic Designer tidak terikat dengan waktu maupun tempat. Hari ini, tambahnya, banyak orang-orang besar yang hanya mengerjakan tugasnya di rumah maupun di kos. Salah satunya, Graphic Designer.
淒alam mencari peruntungan, seorang Graphic Designer dapat membuka jasa desain, menjadi freelancer, mengikuti kontes, bahkan dijadikan profesi, pungkasnya. (*)
Penulis: Afrizal Naufal Ghani
Editor: Nuri Hermawan





