Subsektor industri aplikasi dan gim berhasil menyumbang PDB sebesar Rp 31,25 Triliun pada 2021 sekaligus menjadi subsektor dengan laju pertumbuhan tertinggi kedua sebesar 9,17% menurut Outlook Pariwisata & Ekonomi Kreatif 2021/2022. Data ini menunjukkan industri subsektor aplikasi dan gim sebagai sebuah industri yang menarik untuk dikembangkan. Sementara data menurut APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) menyebutkan penggunaan internet di Indonesia pada tahun 2023 mencapai angka 79,5% dari total penduduk.
Masyarakat Indonesia Gemar Bermain Gim Online
Tercatat juga oleh We Are Social, sebanyak 95,4% pengguna internet bermain gim online di berbagai device. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat kedua sebagai negara yang menggunakan internet untuk bermain video gim. Tingginya minat masyarakat pada industri gim menjadi pertanda bagi para pelaku bisnis untuk mengembangkan industri pada subsektor ini.
Namun, dalam membangun industri kreatif, diperlukan dukungan dalam menyediakan infrastruktur dan ekosistem yang solid bagi kemajuan industri gim lokal. Salah satunya kebutuhan akses internet yang memadai, sayangnya Indonesia termasuk negara yang cukup tertinggal di bidang teknologi dan kecepatan internet. Kendati demikian pertumbuhan industri gim terpantau semakin pesat beberapa tahun terakhir. Keterbatasan pengembangan industri gim selanjutnya ada pada akses pendanaan. Tingginya minat calon konsumen tanpa pendanaan yang cukup akan membuat perkembangan industri gim online terhambat.
Hal ini menjadi perhatian pemerintah yang tertuang pada Perpres nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional. Pemerintah akan memberikan akses pendanaan terhadap pengembang industri gim nasional melalui matching fund dan venture capital sebagai investor yang akan membuka akses terhadap pembiayaan dan permodalan dalam membangun industri gim online.
Sementara jika bicara soal faktor penguat, bonus demografi di Indonesia menjadi salah satu faktor penguat industri gim online di Indonesia. 淧emain gim muda di Indonesia akan mencapai 43%, di mana hal ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara yang setara dengan 192 juta jiwa penduduk Indonesia akan diperkirakan sebagai pengguna industri gim pada tahun 2025, kata Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi, dan Radio Kemenparekraf, Iman Santosa dikutip saat membuka acara Garena Gim Jam 2023.
Pemain Gim Online Didominasi Gen Z
Para generasi muda atau generasi Z dan setelahnya memang pengadopsi teknologi yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Sehingga tak heran penggunaan internet dalam pengembangan industri gim ini akan mempermudah dalam perkembangannya. Adanya dukungan dan sinergitas antara pemerintah, industri, dan komunitas diperlukan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Internet akan memberikan akses seperti live streaming, dan media sosial sebagai media komunikasi antara pelaku industri gim dan konsumennya.
Banyaknya streamer online juga menjadi salah satu faktor kuat untuk mempromosikan gim dan membangun komunitas di dalamnya. Dengan begitu akan terbentuk ekosistem industri kreatif yang berkelanjutan. Promosi produk industri gim di Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan visibilitas, daya tarik, dan keberhasilan industri tersebut. Dengan berbagai strategi promosi yang dilakukan melalui pemasaran digital, partisipasi dalam acara industri dan pameran gim. Serta kolaborasi dengan influencer/streamer dan pengguna media sosial. Perusahaan gim dapat memperluas jangkauan pasar, memperkuat kesadaran merek, dan membangun hubungan yang kuat dengan komunitas gim.
Dukungan dari para pengembang gim lokal dan kerja sama dengan ahli industri juga menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi industri gim Indonesia di tingkat internasional. Melalui promosi yang efektif, industri gim Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan.
Toge Productions
Salah satu contoh perusahaan gim lokal yang berhasil berkat dukungan infrastruktur, akses pendanaan, dan promosi produk yang efektif adalah . Perusahaan ini terkenal dengan gim-gim mereka yang inovatif dan berkualitas tinggi. Mereka telah sukses mengembangkan berbagai gim yang mendapat pengakuan internasional, seperti “Coffee Talk”.
Toge Productions juga aktif dalam memanfaatkan infrastruktur digital yang memadai di Indonesia. Termasuk platform distribusi gim digital yang memungkinkan mereka menjangkau pasar global dengan lebih baik. Selain itu, mereka mendapatkan dukungan dari berbagai sumber pendanaan, termasuk investasi dari pemerintah dan lembaga swasta.
Tidak hanya itu, Toge Productions juga terlibat dalam berbagai program pelatihan kreatif dan kolaborasi dengan institusi pendidikan untuk mengembangkan bakat-bakat lokal dalam industri gim. Promosi produk mereka yang efektif melalui media sosial, acara industri, dan platform digital juga telah membantu memperluas visibilitas mereka dan menarik minat pengguna global.
淜ami memiliki visi untuk membantu lebih banyak pengembang gim Asia Tenggara mencapai panggung global, kata CEO dan salah satu pendiri Toge Productions, Kris Antoni dikutip dari website resmi Toge Productions
Tantangan Industri Permainan Lokal
Pada industri permainan lokal di Indonesia akan menghadapi beberapa tantangan yang akan muncul di masa depan seperti adanya persaingan global, keterbatasan dana, perubahan teknologi, regulasi dan kebijakan.
Untuk menghadapi tantangan yang akan muncul tersebut, industri permainan lokal dapat melakukan upaya kolaborasi dengan kemitraan untuk berbagi sumber daya, teknologi dan pengalaman. Kemudian, mencari berbagai sumber pendanaan seperti investasi swasta, crowd funding, dan program dukungan pemerintah untuk pengembangan gim.
Lalu, mengembangkan bakat lokal seperti mengadakan program pelatihan, jaringan komunitas, dan kompetisi untuk mengembangkan bakat-bakat lokal dalam industri permainan. Cara lainnya dengan mengembangkan konten yang unik, menarik, dan mengikuti tren teknologi terbaru untuk menarik minat pasar global.
Dan yang terakhir, meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah tentang potensi industri permainan lokal melalui kampanye edukasi dan promosi. Pembangunan infrastruktur dan ekosistem yang mendukung sangat penting bagi industri permainan lokal karena dengan infrastruktur yang kuat, seperti jaringan internet yang cepat dan stabil. Serta aksesibilitas ke teknologi terbaru, memungkinkan para pengembang gim lokal untuk bekerja dengan lebih efisien dan efektif.
Selain itu, dengan adanya pelatihan kreatif, dukungan untuk pengembangan bakat, dan akses ke sumber daya pendidikan yang berkualitas, industri dapat menghasilkan lebih banyak profesional yang memiliki kemampuan dan keterampilan.
Dukungan Infrastruktur
Infrastruktur yang kuat dan ekosistem yang kondusif juga dapat menarik minat investor dan lembaga keuangan untuk mendukung industri permainan lokal dengan dana yang diperlukan untuk pengembangan produk dan layanan. Serta, lingkungan yang mendukung dan kolaboratif memungkinkan para pelaku industri untuk berbagi ide, berkolaborasi dalam proyek-proyek bersama, dan membangun jaringan yang kuat dengan pemangku kepentingan lainnya.
Melalui adanya infrastruktur yang memadai, industri dapat mengakses pasar yang lebih luas. Baik di tingkat lokal maupun global, menciptakan peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi bisnis. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dan ekosistem yang mendukung akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan, inovasi, dan keberlanjutan industri permainan lokal, memberikan manfaat yang luas bagi para pemangku kepentingan di dalamnya.
Penulis: Devy Anggita Putri dan Mohammad Fawaid Pradika





