51动漫

51动漫 Official Website

Membongkar Keterkaitan Pernikahan Anak dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Membongkar Keterkaitan Pernikahan Anak dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
Sumber: detik

Pernikahan anak masih menjadi salah satu isu sosial yang cuku krusial di Indonesia, terutama di daerah pedesaan Fenomena merupaka isu yang terjadi dikarenakan kombinasi antara norma budaya, tradisi, tekanan ekonomi dan rendahnya akses terhadap pendidikan. Dalam penelitian Investigating The Nexus of Child Marriage and Economic Growth in Indonesia menyoroti bagaimana keberadaan pernikahan dini di Indonesia tidak hanya menghambat perkembangan individu, namun juga memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Isu pernkahan anak ini menjadi penting dikarenakan dapat mempngaruhi kualitas sumber daya manusi dan produktifitas ekonomi sudatu negara, padahal dua faktor tersebut merupakan faktor utama pada pembangunan bagi suatu negara.

Pernikahan anak merupakan isu yang serius di Indonesia, hal ini tercatat bahwa sekitar 11.2% anak perempuan di Indonesia sebelum usia 18 tahun. Tingginya angka pernikahan anak ini menjadi suatu alarm sosial dan ekonomi di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dimana tradisi budaya sering kali mengesampingkan hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Selain itu, isu ini menjadi isu penting dikarenakan dampaknya yang dapat merugikan masa depan seorang anak dan dapat membebani pertumbuhan ekonomi nasional.

Penelian Investigating The Nexus of Child Marriage and Economic Growth in Indonesia menjadi penting karena membahas hubungan kasual antara pernikahan anak dengan beberapa variable seperti pendidikan, produktivitas tenaga kerja dan pertmbuhan ekonomi. Dengan mengunakan pendekan kuantitatif, penelitian ini menggunakan data skunder dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) untuk mengidentifikasi korelasi antara prevelensi pernikahan anak dengan latarbelakang ekonomi di Indonesia.

Dengan menggunakan analisis multivariat penelitian ini mampu menjelaskan bagaimana dampak spesifik dari pernikahan anak terhadap pendidikan dan partisipasi tenaga kerja pada suatu perekonomian. Pendekatan ini membantu memberikan gambaran yang terukur terkait dampak praktik pernikahan anak dapat menurunkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Selain itu, pernikahan anak menjadi salah satu faktor yang penyebab meningkatknya angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir dan meningkatkan angka kemiskinan rumah tangga.

Temuan dan Diskusi

Hasil penelitian Investigating The Nexus of Child Marriage and Economic Growth in Indonesia menujukan bahwa daerah dengan tingkat pernikahan anak yang tinggi mengalami pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan daerah dengan tingkat pernikahan anak yang lebih rendah. Hal dapat dijelaskan bahwa pernikahan anak mempengaruhi hilangnya akses pendidikan  bagi anak perempuan yang menikah dini, sehingga mereka tidak berkontribusi secara optimal dalam pasar tenaga kerja. Selain itu, beban biaya kesehatan dan sosial yang ditimbulkan oleh praktik pernikahan anak juga memperparah situasi bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Dari temuan dalam penelitian ini, memperlihatkan bahwa diperlukanya peningkatan akses pendidikan melalui program beasiswa maupun kampanye kesadaran dampak negatif pernikahan anak. Selain itu, pemberdayaan keluarga melalui pelatihan ketrampilan bagi anak juga menjadi penting untuk meningkatkan kontribusi pada pasar tenaga kerja. Penegakan hukum yang lebih kuat terhadap pernikahan anak. Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga menjadi penting untuk mengubah pola pikir masyarakan maupun lembaga pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukukng hak bagi anak anak untuk berkembang secara maksimal.

Penulis : Muhammad Syaikh Rohman, S.E, M.Ec.

Link:

Baca juga: Pengaruh Pernikahan Dini terhadap Stunting pada Anak di Provinsi Jawa Timur

AKSES CEPAT