UNAIR NEWS Maraknya arus tren Non-Fungible Token (NFT) membuat dunia baru untuk masyarakat khususnya pekerja seni. Masyarakat mulai berlomba-lomba mengunggah karya seni mereka agar dapat dijadikan NFT. Sebagai bekal mahasiswa di bidang desain, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi menyelenggarakan webinar yang bertemakan 淓xplore Your Passion and Create Impact Through Your Design pada pada Minggu (11/9/2022) secara daring.
Rio Irawan, yang merupakan seorang NFT creator membagikan pengetahuan dan pengalamannya di bidang seni digital untuk para mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa NFT bisa dijadikan sebagai aset digital yang terhubung ke blockchain yang tak dapat diubah dan bisa dipercaya.
Inilah yang membuat NFT dapat dimanfaatkan untuk mengubah karya seni digital dan barang koleksi lainnya menjadi aset unik yang dapat diverifikasi serta mudah diperdagangkan. Meski hampir semua yang bersifat digital dapat diunggah termasuk gambar dan video, namun Rio juga mengingatkan agar mahasiswa tidak asal meng-upload sesuatu yang berhubungan dengan identitas pribadi.
淭ujuan awal NFT diciptakan yakni untuk memvalidasi sebuah karya seni dari seseorang, agar tidak diambil oleh orang lain, jadi bisa terverifikasi di blockchain, terangnya.
Dalam NFT terdapat istilah yang bernama 楪as Fee yang berarti biaya yang dikenakan oleh sebagian besar platform perdagangan NFT. Gas Fee sendiri sama seperti biaya admin pada aplikasi online shop, namun lebih mengarah pada jaringan. Jika jaringan atau server sedang sibuk maka harga gas fee ikut meningkat. Oleh karena itu, Rio menyarankan untuk mengunggah karya digital di NFT di waktu server sedang tidak ramai.
Beberapa fungsi NFT di antaranya adalah untuk memberikan jaminan bagi pemilik atas kepemilikan karya, sebagai penghubung antara aset fisik, seperti bukti kepemilikan tanah atau properti lainnya. Sementara dalam sektor hiburan, kebanyakan gim NFT menggunakan skema pay-to-earn.
Kemudian ada juga berbagai alasan untuk seseorang membeli NFT seperti, untuk hiburan dan support sang seniman, kegunaan dalam hal games, investasi dan bergabung ke komunitas.
Rio juga menjelaskan beberapa jenis NFT yang sedang populer saat ini, yakni pixel art, vector dan 3D Art. Daya tarik NFT sendiri tidak terlepas dari seni dan keunikannya.
淛ika hendak menarik para kolektor, jika tidak terlalu bisa membuat desain yang keren, seenggaknya kamu bisa membuat karakter selucu dan seunik mungkin, namun bukan desain yang asal-asalan, ujar Rio.
Untuk cara menjual NFT sendiri terlebih dahulu ada beberapa langkah. Pertama, perlu menyiapkan karya digital atau item NFT, memilih website marketplace NFT seperti Opensea.io, Rarible.com, Foundation.app, exchange art, form function dan mintable.app. Terakhir adalah minting atau mengubah sebuah aset atau karya digital menjadi token yang ditempatkan di blockchain. Setelah itu, masuk ke proses listing, yakni pemberian harga pada NFT agar bisa dibeli oleh kolektor.
Penulis: Jihan Aura
Editor: Khefti Al Mawalia





