51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Menguak Tuberkulosis Ekstraparu di Indonesia

Sumber: https://www.news-medical.net/image-handler/picture/2019/9/%40shutterstock_302212388.jpg

Selama ini, tuberkulosis (TB) dikenal sebagai penyakit infeksi paru. Namun, TB juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti kelenjar getah bening, selaput otak (meninges), selaput paru (pleura), saluran cerna, tulang, sendi, hingga organ reproduksi. Kondisi ini disebut sebagai tuberkulosis ekstraparu (TBEP) dan diperkirakan mencakup sekitar 15“20% dari seluruh kasus TB di dunia. Angka ini bahkan bisa meningkat pada individu dengan gangguan imunitas, seperti penderita HIV.

Sayangnya, TBEP di Indonesia masih luput dari perhatian. Banyak kasus yang tidak terdiagnosis atau terlambat dikenali karena gejalanya tidak khas dan berbeda dengan TB paru. Selain itu, prosedur pengambilan sampel dari organ yang terdampak TBEP sering kali memerlukan fasilitas medis lanjutan yang tidak tersedia merata, terutama di wilayah pedesaan. Kurangnya pelatihan klinis dalam mengenali manifestasi TBEP juga memperparah masalah ini.

Untuk menjawab tantangan ini, para peneliti dari 51¶¯Âþ dan Universitas Sam Ratulangi melakukan studi sistematik untuk menelusuri seluruh data terkait prevalensi TBEP di Indonesia dalam dua dekade terakhir. Kajian ini mencakup publikasi dalam bahasa Inggris dan Indonesia, termasuk literatur abu-abu seperti tesis dan laporan konferensi, untuk memastikan cakupan data yang komprehensif.

Melalui analisis data dari berbagai wilayah, kelompok usia, dan bentuk klinis TBEP, studi ini bertujuan memetakan sebaran sebenarnya TBEP di Indonesia. Penilaian kualitas metodologis dilakukan secara ketat, dan teknik statistik canggih seperti model random-effects digunakan untuk merangkum prevalensi nasional serta memahami variabilitas antar studi.

Hasil kajian ini diharapkan dapat memperkuat dasar kebijakan deteksi dini dan tata laksana TBEP, terutama di populasi rentan seperti anak-anak, lansia, dan pasien dengan penyakit penyerta. Temuan ini juga dapat menjadi landasan untuk menyusun pedoman nasional yang lebih inklusif dan mendukung pencapaian eliminasi TB secara menyeluruh di Indonesia.

Penulis: Ika Nindya Kadariswantiningsih, dr., MMSc., Ph.D

JUDUL ARTIKEL PADA LAMAN SCOPUS:

Prevalence of extrapulmonary tuberculosis in Indonesia: protocol for systematic review and meta-analysis LINK ARTIKEL:

AKSES CEPAT