Remaja sehat sangat diharapkan untuk menunjang masa depannya. Gangguan kesehatan reproduksi sering terjadi karena adanya perilaku seks pranikah pada remaja di masyarakat yang tinggi. Pengenalan pada seks bebas ini diawali dari kemudahan mendapatkan tayangan video pornografi karena kemajuan teknologi pada saat ini. Remaja secara biologis sedang mengalami perkembangan kemampuan reproduksi. Stimulus tayangan pornografi membuat kondisi meningkatnya tindakan seks pranikah remaja. Lingkungan remaja memberi paparan yang kuat untuk melakukan seks pranikah misalnya interaksi teman sebaya untuk mengajak seks bebas, kondisi lingkungan yang mengkondisikan remaja kurang dapat memanfaatkan waktu yang bermanfaat.
Dampak seks pranikah adalah penyakit menular yang ditularkan lewat hubungan seksual sehingga mempengaruhi kualitas hidup remaja. Pengetahuan yang kurang tentang dampak seks bebas terhadap kesehatan ini juga menyebabkan remaja dengan mudahnya membuat keputusan melakukan seks pranikah. Mencegah tindakan remaja yang mendukung tindakan seks pranikah adalah dengan memberi penalaran tentang akibat melakukan seks pranikah baik terhadap kesehatan fisik, mental dan soial. Pembentukan organisasi yang dapat menjadi agent of change yang dapat diterima oleh remaja sehingga remaja memiliki ketertarikan mengakses informasi. Dukungan keluarga yang baik yang memberi perasaan remaja bebas menyampaikan kondisi yang dialami dan meningkatkatkan kemampuan keluarga dalam mengarahkan remaja dalam mencegah tindakan seks pra nikah.
Penulis : Lucia Yovita Hendrati
Informasi lebih detail mengenai artikel ini dapat dilihat di :
Nadhifah Bin Sef, Lucia Yovita Hendrati. Hubungan paparan video pornografi dengan perilaku berpacaran pada remaja di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2022, 13 (2), 326-340 . https://jurnal.fkm.untad.ac.id/index.php/preventif/article/view/377/226





