n

51动漫

51动漫 Official Website

Menjamin Layak Konsumsi, Mahasiswa FKH Terjun Memeriksa Kesehatan Daging Kurban

layak konsumsi
EMPAT mahasiswa FKH UNAIR (berkostum praktikum, putih) ketika memeriksa jerohan sapi, di belakang masjid Ulul 橝zmi UNAIR. (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS Setiap bulan Dzulhijah (Besar), khususnya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, banyak dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 51动漫 yang diterjunkan ke tempat-tempat penyembelihan. Tujuan utamanya adalah memeriksa kesehatan hewan, memeriksa daging dan terutama jeroan hewan kurban, sehingga benar-benar sehat dan dijamin layak konsumsi masyarakat.

Demikian dijelaskan Prof. Dr. Suwarno, drh, MS, Wakil Dekan III FKH UNAIR dalam perbincangan dengan UNAIR News, disela-sela pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Ulul 橝zmi 51动漫, di kampus C Mulyorejo Surabaya, Jumat (1/9) kemarin.

滲anyak masyarakat yang minta bantuan pemeriksaan hewan kurban, karena menjelang pelaksanaan Idul Adha itu FKH juga selalu memberikan pelatihan penyembelihan dan pemeriksaan daging yang diikuti para takmir se-Surabaya, kata Prof. Suwarno.

Berdasarkan permintaan yang masuk ke FKH itu, pihaknya kemudian membagi atau mendistribusikan dosen dan mahasiswa FKH ke tempat-tempat penyembelihan, baik masjid, langgar (surau), dan lembaga/instansi yang meminta bantuan. Rata-rata tiap permohonan dikirim 3-4 mahasiswa.

Namun, pembagian penugasan ini bersifat pengabdian. Bagi mahasiswa, kegiatan ini sekaligus sebagai proses belajar, yaitu praktik nyata di masyarakat. Kemudian lokasinya disesuaikan dengan kedekatan tempat tinggal mahasiswa/dosen dengan tempat pemohon. Hal ini agar transportasinya efisien, karena dalam hal ini FKH tidak memungut jasa.

layak konsumsi
DIANTARA mahasiswa FKH UNAIR yang 渕erogoh mulut sapi untuk memeriksa kesehatan hewan sapi yang baru saja disembelih untuk korban. (Foto: Bambang Bes)

滻ni merupakan salah satu bentuk pengabdian FKH UNAIR kepada masyarakat, tambah ahli virologi FKH UNAIR penemu AHA dan ANA. AHA adalah Anti-Hemaglutinin Antibody, sedang ANA adalah Anti Neuraminidase-Antibody.

Apa saja yang memerlupan pemeriksaan ahli kesehatan hewan untuk manusia? Prof. Suwarno menjelaskan, yang utama adalah kesehatan hewan calon korban. Bila secara fisik sudah diperiksa dan sehat, maka mekanisme setelah hewan disembelih, yang pertama harus diperiksa adalah bagian jerohan hewan, bagi sapi dan kambing/domba.

Pertama yang harus diperiksa adalah bagian hati, paru dan usus hewan. Pada hati terkadang ditemukan bercak-bercak radang, cacing. Pada paru untuk mengetahui ada tidaknya pneumona. Sedangkan pada usus hewan juga diperiksa mengantisipasi jika terdapat cacing pita, karena jika terdapat cacing pita maka terkadang juga merembet ke bagian lain baik pada daging, jerohan, dan kotoran ternak.

漇eperti pada penyembelihan hewan korban di masjid Ulul 楢zmi UNAIR ini terdapat dua ekor sapi yang pada hatinya ditemukan peradangan, namun masih dalam status layak konsumsi, tambah Prof. Suwarno yang juga dibenarkan oleh empat mahasiswa FKH yang memeriksa.

Selain memeriksa jerohan, juga memeriksa bagian dalam mulut hewan, terutama sapi. Tangan pemeriksa harus masuk 渕erogoh ke mulut sapi untuk meraba bagian pangkal letak tumbuh gigi sapi. Ini untuk melihat adakah peradangan, benjolan yang dalam bahasa Jawa sering disebut 减濒补苍箩别谤 atau 减濒补苍箩别谤别苍.

滼ika ada peradangan, itu menunjukkan ada bagian lain yang sakit, sehingga harus dilakukan pemeriksaan berikutnya. Tetapi 13 ekor sapi yang dikurbankan di masjid Ulul 楢zmi UNAIR tidak satu pun terdeteksi peradangan di pangkal mulutnya, sehat, semua aman dikonsumsi, kata Prof. Suwarno. (*)

Penulis: Bambang Bes

AKSES CEPAT