51动漫

51动漫 Official Website

Menjelajahi Implementasi Rekomendasi Berdasarkan Pengalaman Pasien dan Penyedia Layanan Kesehatan yang Dilaporkan

Ilustrasi Layanan kesehatan (sumber: Alomedika)
Ilustrasi Layanan kesehatan (sumber: Alomedika)

Spektrum Plasenta Akreta (Placenta Accreta Spectrum/PAS) berdampak signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental ibu. Di negara dengan sumber daya tinggi, penanganan PAS direkomendasikan dilakukan di pusat rujukan tersier dengan tim multidisipliner, serta akses ke layanan canggih seperti USG ahli, penyelamatan sel darah, radiologi intervensional, dan perawatan intensif untuk ibu dan bayi.

Sebaliknya, di negara berpenghasilan rendah-menengah, meskipun beban PAS lebih tinggi, akses terhadap layanan khusus ini terbatas. Oleh karena itu, pendekatan seperti telehealth dan konsentrasi tenaga ahli di pusat layanan terbaik diusulkan untuk meningkatkan perawatan PAS di wilayah ini.

Perempuan dengan PAS dan keluarganya menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan emosional, kecemasan, serta penurunan kesehatan fisik akibat morbiditas pembedahan. Sebelumnya telah dikembangkan rekomendasi perawatan berpusat pada keluarga untuk meningkatkan pengalaman mereka. Perawatan ini menekankan kolaborasi antara pasien, keluarga, dan penyedia layanan kesehatan, yang melibatkan mereka secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan.

Rekomendasi tersebut mencakup pengakuan awal terhadap dampak fisik dan mental PAS, rujukan rutin ke fisioterapi dan layanan kesehatan mental, kontinuitas perawatan oleh tim multidisipliner khusus PAS, serta tindak lanjut pascapersalinan yang lebih dari standar 6 minggu.

Rekomendasi ini berasal dari wawancara mendalam dengan perempuan PAS dan pasangannya di Irlandia. Studi dari negara lain seperti Inggris dan AS mendukung perlunya jalur perawatan suportif, namun pengalaman pasien dalam aspek ini belum diteliti secara mendalam, dan belum ada penelitian yang mengevaluasi pengalaman penyedia layanan kesehatan serta kemampuan mereka memberikan perawatan yang direkomendasikan.

Fenomena yang mencolok juga ditemukan di daerah dengan minim layanan maternal, terutama di negara berpenghasilan rendah-menengah, di mana perawatan kesehatan mental ibu hamil masih sangat kurang.

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah perempuan dengan PAS telah menerima perawatan suportif sebagaimana yang direkomendasikan sebelumnya, serta pengalaman mereka terhadap perawatan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengetahuan penyedia layanan kesehatan tentang dampak fisik dan mental PAS, sejauh mana layanan suportif telah diberikan, serta hambatan dalam penerapannya. Informasi ini penting untuk merancang studi prospektif mendatang dan memperbarui pedoman praktik klinis.

Penulis: Rozi Aditya Aryananda, dr., SpOG

AKSES CEPAT