Obesitas merupakan faktor risiko yang telah lama dikenal dalam perkembangan osteoartritis (OA), yang secara tradisional dikaitkan dengan peningkatan tekanan mekanis pada sendi penyangga berat badan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa hubungan ini jauh lebih kompleks, melibatkan jalur metabolik, biomekanik, dan inflamasi. Tinjauan pustaka ini membahas secara mendalam keterkaitan multifaset antara obesitas dan osteoartritis, melampaui pemahaman konvensional tentang stres mekanik semata. Peran adipokin seperti leptin, visfatin, adiponektin, dan resistin dalam patogenesis dan progresi OA diuraikan, dengan menyoroti potensinya sebagai target terapeutik baru. Tinjauan pustaka ini juga mengevaluasi bagaimana obesitas mengubah biomekanika ekstremitas bawah, yang berkontribusi pada perubahan beban sendi dan pola gerak. Efek sistemik, termasuk peradangan dan faktor metabolik, dibahas untuk menjelaskan perannya dalam memperburuk OA di luar tekanan mekanis pada sendi. Selain itu, dampak dari pembedahan bariatrik dan strategi penurunan berat badan terhadap gejala dan progresi OA turut dianalisis. Tinjauan komprehensif ini bertujuan memberikan wawasan baru mengenai OA yang dipicu oleh obesitas, serta membuka jalan bagi strategi pengobatan yang lebih terarah dan efektif.
Penulis
dr. Mukti Citra Ningtyas
dr. Bagus Aditya Ansharullah
dr. Henry Sutanto
Dr. Jongky Hendro Prajitno, dr., Sp.PD, K-EMD, FINASIM
Informasi lebih lengkap dari tinjauan pustaka ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Beyond weight: Exploring the nexus between obesity and osteoarthritis
Mukti Citra Ningtyas, Bagus Aditya Ansharullah, Henry Sutanto and Jongky Hendro Prajitno





