51动漫

51动漫 Official Website

Menyiapkan Masa Depan Sejak Bangku Kuliah lewat Investasi Emas

Ahmad Nuruddin selaku Area Micro & Pawning Manager BSI Surabaya Kota mengajak mahasiswa UNAIR untuk menabung emas sebagai investasi jangka panjang yang stabil
Ahmad Nuruddin selaku Area Micro & Pawning Manager BSI Surabaya Kota mengajak mahasiswa UNAIR untuk menabung emas sebagai investasi jangka panjang yang stabil (Foto: Dok. Muhammad Yasir Dharmawan D.)

UNAIR NEWS Pusat Pengelolaan Dana Sosial () 51动漫 (UNAIR) dalam rangkaian acara Kemilau Ramadhan mengadakan sosialisasi literasi finansial dengan tema Naik Kelas Sejak Muda: Investasi dan Emas Syariah di Era Bullion Bank. Bertempat di Ruang Sriwijaya, ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B, acara ini mengupas urgensi investasi emas pada Kamis (5/3/2026). Sosialisasi ini menghadirkan Ahmad Nuruddin selaku Area Micro & Pawning Manager BSI Surabaya Kota sebagai salah satu pembicara utama.

Dengan komitmen untuk mengedukasi masyarakat, Nuruddin mengenalkan emas sebagai instrumen investasi terbaik yang tahan terhadap inflasi. Nuruddin menyarankan mahasiswa untuk mulai merencanakan masa depan. Hal itu dapat tercapai dengan melihat sejarah nyata tren kenaikan harga emas. 

Alihkan Kopi Menjadi Aset 

Nuruddin menyoroti kebiasaan konsumtif anak muda yang kurang aware terhadap pengeluaran. Menurutnya, mahasiswa pasti mengetahui besarnya biaya untuk pendidikan selanjutnya, tetapi masih rutin membeli kopi kekinian. Pengeluaran kecil tersebut dapat menjadi aset berharga apabila mereka alihkan untuk menabung emas secara rutin. 淪emua orang punya rencana masa depan, tetapi sering lupa untuk menyiapkan dananya. Bayangkan jika uang beli kopi dialihkan untuk tabungan emas, pasti sangat bermanfaat, ucap Nuruddin.

Antusiasme mahasiswa UNAIR dalam mengikuti seminar finansial yang diadakan PUSPAS UNAIR
Antusiasme mahasiswa UNAIR dalam mengikuti seminar finansial yang diadakan PUSPAS UNAIR (Foto: Dok. Muhammad Yasir Dharmawan D.)

Ia juga mencontohkan pentingnya perencanaan jangka panjang ibadah haji yang kini memiliki daftar tunggu hingga 35 tahun. Nuruddin membuktikan bahwa catatan kenaikan harga emas memberikan kepastian pelunasan biaya ibadah tersebut. Pada tahun 2020 harga emas masih berkisar Rp800 ribu, dan kini telah menyentuh angka Rp3 juta per gram.

Inovasi Investasi Digital 

Menjawab kendala modal bagi mahasiswa, Nuruddin memperkenalkan fitur e-mas melalui aplikasi digital. Lewat aplikasi ini, mahasiswa bisa mulai berinvestasi emas secara bertahap hanya dengan pecahan Rp50.000. 淐ukup dengan uang segitu, mahasiswa sudah bisa membeli emas tanpa harus mengumpulkan uang hingga jutaan rupiah, jelas Nuruddin. 

Tingginya antusiasme masyarakat terbukti dari penjualan program cicil emas BSI. 淜emarin kami sempat buka kuota cicilan emas sebanyak 75 kilogram dan ternyata habis hanya dalam dua jam, ungkap Nuruddin. Selain cicilan fisik, nasabah juga bisa membuka deposito emas syariah untuk mendapatkan keuntungan tambahan. Deposito emas memberikan peluang imbal hasil yang lebih menarik karena berbasis saldo pergerakan harga global.

Menutup sesinya, ia memberikan pesan yang memantik semangat mahasiswa untuk segera berinvestasi. 淓mas merupakan wujud aset nyata yang bisa dipegang, dan sejarah harganya tidak pernah merugikan. Mahasiswa boleh memikirkan banyak hal untuk belajar, tetapi investasi emas harus segera dimulai hari ini juga. tutup Nuruddin

Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan D.

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT