UNAIR NEWS – Gencarnya globalisasi membuat budaya-budaya tradisional semakin ditinggalkan. Salah satu cara mencegah hal tersebut adalah dengan mengadakan festival budaya seperti yang dilakukan oleh . Acara yang bertajuk 淏atak Fest 2023: Tradisi dan Modernitas Merajut Budaya Batak turut menjadi sarana pengenalan budaya Batak serta sebagai pengingat bagi suku Batak itu sendiri. Batak Fest terlaksana pada Sabtu (4/11/2023) di Aula Soepoyo, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus B Dharmawangsa 51动漫.听
淜ita itu kan anak rantau, jadi pasti gak banyak orang Bataknya apalagi di Surabaya. Jadi Batak Fest itu biar kita gak lupa gitu lho walaupun kita udah di tanah rantau, kita tetap mengingat budaya kita dan kita bisa nyalurin talenta dan bakat melalui acara ini, jelas Anne selaku ketua pelaksana Batak Fest 2023.
Gemerlap Ria Batak Fest
Batak Fest dibuka dengan tari Tor Tor yang merupakan tarian tradisional khas suku Batak yang memiliki makna menghargai dan menghormati sesama. Setelah Tor-Tor, acara dilanjut dengan penampilan band IKAMABA UNAIR yang menyanyikan lagu-lagu Batak seperti Tarpaima, Gotap Ni Rohakki, dan Alusi Au. Selain dari pihak IKAMABA UNAIR, ada pula Asosiasi Muda Mudi Batak (ASAMUBA) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur yang membawakan lagu-lagu Batak serta Tor-Tor juga turut memeriahkan acara.
Penampilan dilanjutkan dengan solo menyanyi oleh Renanda selaku perwakilan dari Mahasiswa Bona Pasogit (MBP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Kemudian penampilan dari Nabasa Band selaku perwakilan dari Naposo Batak Universitas Negeri Surabaya.
Tak lupa, Batak Fest juga turut menampilkan stand up comedy tentang stereotipe orang Batak. Dilanjutkan dengan song medley lagu-lagu batak oleh IKAMABA UNAIR. Lalu, terdapat pula penampilan drama yang mengusung keresahan pada keluarga Batak. Di mana orang tua seringkali memaksakan keinginannya kepada anak mereka.
Sebuah festival pengenalan budaya tentu tak lengkap tanpa adanya penampilan pakaian tradisional. Mengingat suku Batak merupakan sebuah suku yang besar, pakaian tradisional pun terbagi menjadi 5 jenis sesuai sub-suku. Yakni Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Pakpak, dan Batak Mandailing. Semua pakaian adat suku Batak terdapat kain ulos sebagai atributnya, sebagaimana kain ulos adalah hasil ciptaan kebanggan suku Batak.听

Pesan dan Kesan Batak Fest
Batak Festival sebagai acara pengenalan budaya Batak bagi warga Surabaya, khususnya Mahasiswa 51动漫, juga sebagai sarana pencairan bakat dan keterampilan mahasiswa-mahasiswa Batak yang ada di Surabaya. Selain itu, Batak Festival juga menjadi sebuah pengingat bagi mahasiswa Batak untuk tidak lupa dengan budaya Batak yang ditinggal merantau.
淪aya kan baru pertama kali liat Batak Fest, terutama kami itu ingin lihat tari Tor-Tor. Kebetulan di acara ini, kita bisa liat secara langsung. Mendapat pengalaman baru, tutur Laras, seorang pengunjung di acara tersebut.听
淎caranya seru banget, karena aku belum pernah liat sama sekali budaya batak itu gimana. Jadi seru banget dan sangat-sangat keren ternyata, ujar Ara menambahkan, juga seorang pengunjung Batak Fest. (*)
Penulis: Muhammad Naqsya Riwansia
Editor: Feri Fenoria





