Minyak atsiri adalah minyak yang diperoleh dari bagian tumbuhan seperti biji, daun, kulit kayu, akar, bunga, dan buah. Minyak ini mempunyai aktivitas antibakteri dan antioksidan yang tinggi sehingga banyak digunakan di berbagai industri mulai dari industri farmasi hingga industri makanan. Kemangi merupakan salah satu anggota famili Lamiaceae. Tanaman ini berasal dari Mediterania, Afrika, Amerika dan Asia, namun kini banyak ditanam di berbagai negara di dunia. Kemangi sering digunakan dalam masakan karena rasa dan kandungan seratnya. Selain itu, kemangi juga telah digunakan oleh masyarakat zaman dahulu sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit seperti infeksi mikroba, pembalut luka, demam, batuk dan sembelit.
Persentase kandungan minyak atsiri kemangi bergantung pada karakteristik masing-masing genotipe kemangi dan kondisi pengolahan tanaman, namun secara umum kandungannya bervariasi antara 0,07 hingga 1,9%. Komponen utama dalam minyak atsiri kemangi adalah linalool, 1,8-cineol, eugenol, methyl eugenol, methyl chavicol, methyl cinnamate, 伪-bergamotene, 伪-cadinol, camphene, camphor, 尾-elemene, 尾-ocimene, carvacroal, dan geranial. Adanya senyawa tersebut menjadikan minyak atsiri kemangi mempunyai beberapa sifat farmakologi seperti aktivitas antioksidan, antimikroba, antijamur, antiinflamasi dan imunomodulator. Banyaknya senyawa dan manfaat minyak atsiri kemangi mendorong inovasi yang memanfaatkan minyak tersebut untuk menghasilkan beberapa produk. Oleh karena itu, perlu adanya analisis bibliometrik yang mengkaji berbagai penelitian terkait minyak kemangi untuk menggambarkan gambaran penelitian yang dapat dikembangkan dengan menggunakan minyak atsiri kemangi.
Analisis bibliometrik adalah teknik tinjauan kuantitatif yang menggunakan pengolahan data, statistik, dan matematika untuk mengungkap tren yang muncul di bidang penelitian tertentu. Analisis ini digunakan untuk data bibliometrik berukuran besar dan mencakup tinjauan literatur yang terlalu luas untuk ditinjau secara manual. Dalam beberapa tahun terakhir, metode analisis ini populer digunakan karena kemajuan, ketersediaan, dan aksesibilitas perangkat lunak bibliometrik seperti Gephi, Leximancer, VOSviewer dan database ilmiah seperti Scopus dan Web of science. Analisis bibliometrik pada penelitian ini dibantu oleh VOSviewer dengan database Scopus. Publikasi ilmiah yang dianalisis adalah publikasi ilmiah tentang minyak atsiri kemangi pada tahun 1964 hingga tahun 2023. Dalam kurun waktu 59 tahun tersebut akan terlihat banyak perkembangan ilmu tentang minyak atsiri kemangi. Oleh karena itu, analisis bibliometrik ini dapat mengetahui kemajuan dan pertumbuhan ilmu pengetahuan serta dapat melacak kemana arah tren penelitian tentang minyak kemangi di masa depan.
Analisis bibliometrik minyak kemangi dalam rentang waktu 1964 hingga 2023 (Februari) menunjukkan kurva yang berfluktuasi. Jumlah publikasi terbanyak terjadi pada tahun 2021 sebanyak 36 dokumen. 淛ournal of Essential Oil Research menjadi jurnal yang paling banyak menerbitkan dokumen tentang minyak kemangi dengan total publikasi sebanyak 10 dokumen. 淣ational Research Centre merupakan lembaga yang paling banyak menerbitkan dokumen tentang minyak kemangi dengan 14 dokumen. India menjadi negara paling produktif dalam menerbitkan dokumen minyak kemangi dengan 56 dokumen, disusul Amerika Serikat dan Thailand. Pada penelitian ini digunakan Visualisation of Similarities (VOSviewer) dengan tipe co-occurrence untuk mengetahui hubungan antara satu kata kunci dengan kata kunci lainnya dalam suatu jaringan. Hasil analisis pada tahun 1964-2023 menunjukkan bahwa penelitian terhadap unclassified drugs, articles, essential oils, linalool, dan oils and volatile merupakan topik yang paling banyak ditemukan dalam publikasi tentang minyak kemangi dan masih menarik untuk dijadikan inspirasi dalam membuat publikasi tentang minyak kemangi.
Penulis: Dr. Handoko Darmokoesoemo, Drs., DEA
Heri Septya Kusuma, Fini Widya Lestari, Andrew Nosakhare Amenaghawon, Handoko Darmokoesoemo, 2024, Mini Analysis of Time, Type, Language, Source Titles, Institutions, Countries and the Terms’ Occurrences for Publications about Basil Oil using VOSviewer, Egyptian Journal of Chemistry, 67(7), 17-22, https://doi.org/10.21608/ejchem.2024.247739.8844
Link:





