N. oculata adalah mikroalga yang dapat digunakan sebagai pakan alami larva ikan. N. oculata memiliki kandungan protein sebesar 52,11%, lemak 31-68% berat kering. Asam lemak N. oculate mengandung Eisocapentaenoic Acid (EPA) sebesar 30,5%, Omega 3 HUFAs sebesar 42,7%, N. oculate juga telah dikembangkan sebagai bahan splemen makanan pada manusia. Pertumbuhan N.oculata dipengaruhi oleh kandungan nutrien dalam media kultur. Nutrien yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan metabolisme N. oculate adalah N dan P. Limbah budidaya udang menjadi salah satu isuglobal untuk keberlanjutan usaha budidaya. Limbah budidaya udang masih mengandung bahan organik dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan perairan. Limbah dari budidaya udang terdiri atas padatan dalam bentuk residu pakan, feses ikan dan koloni bakteri. Salah satu potensi pemanfaatan limbah budidaya udang tersebut adalah mengolah limbah tersebut menjadi pupuk untuk budidaya marinkultur,
Hasil penelitian yang kami lakukan menunjukan bahwa olahan limbah budidaya udang mengandung nitrogen 207,20 mg/L dan fhosfat 37,11 mg/L, atau dengan nisbah nitrogen phospat (N/P/) 5,5:1. Modifikasi nibah N/P pada olahan limbah dapat dilakukan dengan penambahan nitrogen (urea). Penggunaan pupuk cair limbah budidaya udang dengan rasio N:P 15,5:1 menghasilkan populasi dan laju pertumbuhan yang optimal dengan menghasilkan populasi tertinggi sebesar 965×104 sel/ml dengan rata-rata laju pertumbuhan 135×104 sel/ml/hari.Penelitian ini menujukan bahwa limbah budiday udang dapat menghasilkan prodyk ramah lingkungan untuk meningkatkan produkstifitas usaha akuakultur.
Penulis: Ahmad Shofy Mubarak
Sumber :
Growth of Nannochloropsis oculata in shrimp cultivation waste at difference N:P ratios





