51动漫

51动漫 Official Website

Mosaic FEB Berbagi Kebahagiaan untuk Anak-Anak Makam Rangkah

SALAH seorang panitia mengajukan pertanyaan kepada anak-anak Taman Belajar Makam Rangkah tentang dongeng yang dibawakan oleh Kak Awan. (Foto: Istimewa)
SALAH seorang panitia mengajukan pertanyaan kepada anak-anak Taman Belajar Makam Rangkah tentang dongeng yang dibawakan oleh Kak Awan. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Berbagi bukan soal seberapa banyak yang mampu kita beri. Melainkan seberapa besar keinginan diri untuk mencoba peduli. Senada dengan kalimat tersebut, Mosaic (Moslem Student Association of Economic & Business Faculty) baru menggelar kegiatan Berbagi Bersama Mosaic (BBM) pada Minggu (2/9). Berlokasi di Taman Belajar Makam Rangkah, Kapas Krampung, Mosaic hendak berbagi kebahagiaan dan edukasi untuk anak-anak di sana.

Caris Wibowo, ketua pelaksana Berbagi Bersama Mosaic, menerangkan bahwa kegiatan itu merupakan salah satu program kerja (proker) Mosaic yang rutin diadakan setiap tahun. Kali ini Mosaic bekerja sama dengan komunitas peduli anak jalanan dan marjinal Natha Aruna. Taman Belajar Makam Rangkah menjadi lokasi yang dipilih. Sebab, taman belajar tersebut telah menjadi binaan komunitas Natha Aruna lama.

滽arena banyak mahasiswa UNAIR yang tergabung dalam Natha Aruna. Kami pun menjalin kerja sama untuk mengadakan acara ini. Kami ingin berbagi kepada mereka yang kekurangan dan belum mendapat apa yang diinginkan, terangnya.

Dalam kegiatan itu, aspek pendidikan lebih ditekankan. Mengingat, anak-anak di sana belum mendapat perhatian khusus terkait edukasi. Banyak anak-anak yang menjadi pekerja di usianya yang masih dini. Di samping sekolah, mereka turut membantu orang tua mencari nafkah. Misalnya, menjadi penjaja koran di jalan hingga di sekitar lingkungan kampus.

Untuk menarik antusiasme anak-anak, Mosaic mengundang seorang pendongeng yang akrab disapa Kak Awan. Benar saja, tatkala dongeng dimulai, anak-anak nampak menyaksikan dengan seksama. Gestur dan mimik muka ekspresif pendongeng berhasil mengembalikan raut keceriaan sepanjang Kak Awan berkisah.

Bukan hanya itu, mereka juga mengikuti rangkaian cerita dengan baik. Hal itu terbukti ketika panitia mengajukan beberapa pertanyaan seusai pendongeng menamatkan cerita. Hampir semua anak mengangkat tangan, berebut untuk menjawab. Rupanya, mereka mampu menjawab semua pertanyaan dengan tepat.

Acara dilanjutkan dengan permainan kata. Kegaduhan yang sesekali timbul, terkadang membuat panitia cukup kesulitan untuk kembali mengondusifkan suasana. Namun di sisi lain, panitia mengaku senang melihat respons anak-anak yang begitu bersemangat sepanjang acara berlangsung.

Pada akhir, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah dan berfoto bersama. Panitia juga memberikan hadiah tambahan kepada anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan dan menyebutkan sila Pancasila dengan benar.

Melalui kegiatan tersebut, Caris berharap semangat belajar anak-anak Makam Rangkah dapat bertambah. Bagaimanapun, pendidikan bagi anak-anak adalah hal utama yang wajib dipenuhi.

漇emoga anak-anak lebih bersemangat usai mengikuti kegiatan ini. Dan, semoga tahun depan acara ini dapat lebih baik lagi, tuturnya. (*)

Penulis : Zanna Afia Deswari

Editor: Feri Fenoria Rifa檌

AKSES CEPAT